ads

29 Februari 2020

Dinsos Batu Bara Pasang Stiker Keluarga Penerima Manfaat

Dinsos Batu Bara Pasang Stiker Keluarga Penerima Manfaat
BATU BARA, LintasTotabuan.com - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Batu Bara melakukan launching Pemasangan Stiker Keluarga Penerima Manfaat ke Rumah warga penerima Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH), di Kelurahan Pagurawan, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Baru Bara, Provinsi Sumatera Utara. Jumat (28/2/2020)

Launching Perdana pemasangan Stiker bagi Keluarga tidak mampu untuk Wilayah Kecamatan Medang Deras ini dilaksanakan di Kelurahan Pagurawan, Kepala Dinas Sosial turut didampingi oleh Sekretaris Dinsos, Kordinator PKH Kabupaten Batu Bara, Koordinator TKSK, Karang Taruna, Koordinator Kecamatan PHK, Lurah, PKK serta Kepling.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara Ishak Liza S.Pd, M.Si didampingi Sekretaris Yandi Siswandi S.Pd, M.Si mengatakan pada pelaksanaan pemasangan stiker ke rumah warga bagi Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Sosial berdasarkan surat edaran Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementrian Sosial RI.

Dalam menjalankan program PKH pengurangan tingkat kemiskinan dengan adanya penempelan stiker, bahwa Ketika melakukan pemasangan stiker logo PKH, ada ditemukan beberapa kepala Keluarga (KK) yang menolak untuk dilakukan Pemasangan yang artinya mengundurkan diri, kemungkinan menganggap telah mampu sehingga tidak layak untuk menerima bantuan dari Bansos Program PKH.

"Ada 14 Kepala Keluarga yang mengundurkan diri sebagai Penerima PKH, Mungkin merasa telah Mampu" Kata Kadis Ishak.

Dimana, maksud dan tujuan pemasangan stiker adalah sebagai tanda keluarga penerima bantuan sosial, selain itu, sebagai kontrol sosial masyarakat pada keluarga penerima manfaat.

Ishak berharap nantinya bagi Pemerintahan Desa maupun Kelurahan lebih baik lagi dalam memebenahi data penerima manfaat PKH, agar bantuan tepat sasaran, transparan sekaligus sebagai validasi data dan fakta di lapangan, Bahwasanya, faktor dokumen kependudukan bisa menjadi persoalan, untuk itu agar dapat menginfut data yang benar - benar akurat.

Sementara itu, Lurah Pagurawan Ahmad mengatakan bagi keluarga penerima manfaat ditahun 2020, sebanyak 128 Program PKH,  diantara data tersebut ada yang telah mengundurkan diri sebagai penerima bantuan.

" Kelurahan Pagurawan terdiri dari 5 lingkungan dengan 760 Kepala Keluarga, Laki - laki 1556, sedangkan Perempuan 1558, dengan total penduduk 3114 jiwa" Papar Ahmad.

Menurut Ahmad, Pemerintahan Kelurahan Pagurawan akan mendata sebaik mungkin dalam penginfutan data dan setelah adanya pemasangan Stiker kiranya dapat menjadi contoh bagi Desa dan Kelurahan sesuai harapan Program Pemerintahan.

" Sesuai apa yang disampaikan Kadis Sosial, akan berusaha semaksimal mungkin dalam perbaikan data agar tidak terjadi suatu kesalahan" tuturnya Ahmad.

Mariani (52) seorang Janda Warga Lingkungan III Kelurahan Pagurawan, bagi Keluarga Miskin Penerima Manfaat Program PKH menerima dengan ikhlas untuk dilakukan pemasangan Stiker berlogo PKH dirumahnya.

" Saya Seorang Janda dan sekarang membiayai seorang anak yang lagi duduk dibangku SMA, jangan dilihat dari rumah karena itu peninggalan dari Almarhum Suami saya" Ungkapnya Mariani sambil meneteskan air mata. (MA)