ads

01 Februari 2020

Aset Capai Rp 176 Triliun 2019, Inalum Ekspansi Ke Kaltara

Aset Capai Rp 176 Triliun 2019, Inalum Ekspansi Ke Kaltara
BATU BARA, LintasTotabuan.com l  PT Indonesia Asahan Aluminium disingkat menjadi Inalum (Persero) adalah perusahaan Pabrik Peleburan Aluminium pertama dan satu - satunya di Indonesia, yang mana Perusahaan tersebut didirikan pada tanggal 6 Januari 1976 telah berubah statusnya menjadi perusahaan Perseroan (Persero) semenjak tanggal 19 Desember 2013. 

PT Inalum memiliki kapasitas produksi rata - rata 250.000 ton Aluminium per tahun dengan 3 (tiga) produk akhir utama yaitu Aluminium Ingot, Aluminium Foundry Alloy dan Aluminium Billet.

Ogi Prastomiyono selaku Direktur Layanan Strategis Inalum menjelaskan kondisi Inalum pada saat ini serta harapannya ke depan terhadap kemajuan Inalum dapat meningkatkan performancenya melalui peningkatan produktivitas dengan melakukan diversifikasi produk, upgrading teknologi tungku dan melakukan ekspansi ke Kalimantan Utara (Kaltara). 

 “Saat ini aset Inalum telah mencapai sekitar Rp 176 Triliun, nilai ini jauh meningkat dari saat baru menjadi BUMN yaitu sekitar Rp 20 Triliun, " jelas Ogi, Jumat (31/01/2020) di Recreation Hall Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara.

Sementara itu, Direktur Pelaksana Inalum Oggy Achmad Kosasih menyampaikan bahwa Inalum mampu mencapai target produksi dan penjualan pada tahun 2019. 

“Alhamdulillah Inalum pada tahun 2019 mampu melebihi target produksi dan penjualan Aluminium yang telah ditetapkan sehingga Inalum masih mampu meraih laba usaha pada tahun 2019 unaudited sebesar 68 juta US Dollar,” ungkap Oggy.

Oggy juga mengatakan bahwa di tahun 2020 Inalum masih akan terus bekerja memberikan yang terbaik. 

“Sesuai dengan tema HUT ke-44 Inalum yaitu Konsistensi dalam Eksekusi dan Kualitas, mulai tahun 2020 hingga seterusnya, Inalum akan terus melaksanakan tugas yang diberikan dengan memberikan kualitas terbaik,” terang Oggy. (MY)