Way Kanan,Lintastotabuan.com –
Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Himpunan kerukunan tani Indonesia (HKTI)
Kabupaten Way Kanan, mengadakan Sosialisasi Reforma Agraria Redistribusi dan
Pelepasan Hutan Kawasan Masyarakat Tahun 2019 di Aula Komando distrik militer (KODIM) 0427 / Blambangan Umpu, Way kanan,
(26/12/2019).
Acara tersebut di beri tema ,
merevitalisasi sumber daya alam kabupaten way kanan agar di pergunakan sebaik baiknya
untuk kesejahteraan masyarakat petani kab. Way kanan.
Acara tersebut dihadiri oleh
wakil bupati , Kapolres, dandim 0427 kabupaten setempat dan juga turut hadir
Masyarakat petani kabupaten way kanan yang terwakili oleh 137 orang dari
register 42, 44, 46.
Sementara ketua Dewan
pimpinan kabupaten ( DPK) HKTI kab.way kanan Abdul Wahab HL mengatakan dalam
sambutannya, Dalam rangka ikut serta melaksanakan program nasional HKTI ,dalam
hal ini sebagai Bridging institution melaksanakan sosialisasi perpres nomor 86
tahun 2018 tentang reforma agraria.
Ujarnya.
Ujarnya.
“Sebagai mitra kerja
strategis pemerintah HKTI, ikut serta dan mengambil sikap agar Redistribusi
pelepasan kawasan hutan kepada masyarakat yang telah membuka atau bermukim di
kawasan hutan dapat terserap program tersebut, kepada masyarakat tani khususnya
yang berada di kawasan hutan kabupaten way kanan,” Jelas nya.
Secara terpisah, Wakil BUpati
Edward Antony mengungkap kan dalam sambutan tertulis nya menyampaikan,
Pemerintah telah menetapkan Reforma Agraria sebagai salah satu Program
Prioritas Nasional sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun
2017 tentang, Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan.
“Saya berharap melalui
sosialisasi ini, diharapkan kita akan mampu bersinergi lebih cepat dalam hal
membaca peluang kebijakan yang berharga seperti ini sebagai upaya untuk
penyelesaian konflik tenurial, sehingga diperlukan strategi percepatan
penyelesaian terhadap klaim lahan atas penguasaan dan pemanfaatannya, yang
dimana ditindaklanjuti oleh Pemerintah melalui Surat Keputusan Menteri Lingkungan
Hidup dan Kehutanan,” ungkapnya. (*)
