Lampung Tengah,Lintastotabuan.com - Untuk melahirkan generasi yang cerdas, terampil, berilmu dan bertaqwa, SMKN 1 Seputihagung, Lampung Tengah (Lamteng), terus menanamkan pendidikan karakter kepada siswa.
Seperti dikatakan Kepala SMKN 1 Seputihagung, Drs. Edi Christanto, bahwa pendidikan karakter yang ditanamkan kepada siswa di sekolahnya, telah berjalan sejak 2015 lalu. Kegiatan tersebut dibagi dalam beberapa waktu, mulai dari kegiatan harian, mingguan dan bulanan, meliputi kedisiplinan, etika, keimanan dan ketaqwaan.
"Pendidikan karakter di sekolah kita ini, sudah berjalan sejak empat tahun lalu. Kegiatan itu, kita bagi dalam beberapa waktu, ada yang bersifat harian, mingguan dan bulanan," jelasnya, Jum'at (4/10/2019).
Kegiatan hariannya, imbuh Edi Christanto, yaitu sebelum jam belajar dimulai, terlebih dulu siswa menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan membaca ayat suci Alquran. Dan pada akhir jam pelajaran, sebelum siswa meninggalkan ruang kelas, juga terlebih dulu menyanyikan lagu Padamu Negeri, berdo'a.
Adapun kegiatan rutin mingguan, dipilih waktu yang paling tepat pada hari Jum'at, yaitu pada Jumat minggu pertama berupa bersih-bersih (Jum'at Bersih), Jum'at yang kedua diisi dengan berbagai kegiatan ibadah (Jum'at Ibadah), Jum'at ketiga berupa ajang kreativitas seni (Jum'at Senin),.
Sementara pada Jum'at ke empat atau setiap akhir bulan, siswa disibukkan dengan kegiatan olah raga, dan menyiapkan serta mengkonsumsi makanan sehat, yang disebut dengan Jum'at Sehat. Menu makanan yang disajikan, adalah hasil kreasi dan olahan siswa, dengan memanfaatkan bahan pangan lokal non beras.
"Kita arahkan para siswa untuk menyajikan makanan, yang menggunakan bahan pangan lokal non beras, seperti terigu, jagung, singkong, pisang, ubi jalar dan sejenisnya. Makanan yang disajikan itu, adalah hasil kreasi para siswa sendiri, bukan membeli makanan yang sudah jadi," jelas Edi.
Satu lagi, imbuh Edi, khusus hari Jumat, saat siswa pria pergi ke masjid melaksanakan sholat Jum'at, siswi wanitanya tetap berada di ruang kelas, untuk diberikan materi pembelajaran seputar kewanitaan, seperti cara menjaga dan merawat kesehatan organ kewanitaan, yang dibimbing oleh guru perempuan.
Wawancara eksklusif dengan pria berkacamata ini, berlangsung sesaat diri usai mendampingi tiga personil anggota Sat. Binmas dari Polres Lamteng, yang sengaja hadir di sekolah ini, dalam rangka sosialisasi dan pembinaan karakter siswa.
Dikatakan Kanit Binkamsa, Bripka Agus, dirinya datang ke SMKN 1 Seputihagung ini dalam rangka menyampaikan materi, yaitu tentang radikalisme, tertib lalu lintas, himbauan untuk tidak mudah terprovokasi atau kekerasan lainnya.
"Kami hadir disini untuk memberikan pemahaman kepada siswa, pentingnya untuk mengetahui beberapa hal yang bersifat membahayakan diri. Perlu kita berikan sejak dini," ujarnya. (Rahman/Rls)
Seperti dikatakan Kepala SMKN 1 Seputihagung, Drs. Edi Christanto, bahwa pendidikan karakter yang ditanamkan kepada siswa di sekolahnya, telah berjalan sejak 2015 lalu. Kegiatan tersebut dibagi dalam beberapa waktu, mulai dari kegiatan harian, mingguan dan bulanan, meliputi kedisiplinan, etika, keimanan dan ketaqwaan.
"Pendidikan karakter di sekolah kita ini, sudah berjalan sejak empat tahun lalu. Kegiatan itu, kita bagi dalam beberapa waktu, ada yang bersifat harian, mingguan dan bulanan," jelasnya, Jum'at (4/10/2019).
Kegiatan hariannya, imbuh Edi Christanto, yaitu sebelum jam belajar dimulai, terlebih dulu siswa menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan membaca ayat suci Alquran. Dan pada akhir jam pelajaran, sebelum siswa meninggalkan ruang kelas, juga terlebih dulu menyanyikan lagu Padamu Negeri, berdo'a.
Adapun kegiatan rutin mingguan, dipilih waktu yang paling tepat pada hari Jum'at, yaitu pada Jumat minggu pertama berupa bersih-bersih (Jum'at Bersih), Jum'at yang kedua diisi dengan berbagai kegiatan ibadah (Jum'at Ibadah), Jum'at ketiga berupa ajang kreativitas seni (Jum'at Senin),.
Sementara pada Jum'at ke empat atau setiap akhir bulan, siswa disibukkan dengan kegiatan olah raga, dan menyiapkan serta mengkonsumsi makanan sehat, yang disebut dengan Jum'at Sehat. Menu makanan yang disajikan, adalah hasil kreasi dan olahan siswa, dengan memanfaatkan bahan pangan lokal non beras.
"Kita arahkan para siswa untuk menyajikan makanan, yang menggunakan bahan pangan lokal non beras, seperti terigu, jagung, singkong, pisang, ubi jalar dan sejenisnya. Makanan yang disajikan itu, adalah hasil kreasi para siswa sendiri, bukan membeli makanan yang sudah jadi," jelas Edi.
Satu lagi, imbuh Edi, khusus hari Jumat, saat siswa pria pergi ke masjid melaksanakan sholat Jum'at, siswi wanitanya tetap berada di ruang kelas, untuk diberikan materi pembelajaran seputar kewanitaan, seperti cara menjaga dan merawat kesehatan organ kewanitaan, yang dibimbing oleh guru perempuan.
Wawancara eksklusif dengan pria berkacamata ini, berlangsung sesaat diri usai mendampingi tiga personil anggota Sat. Binmas dari Polres Lamteng, yang sengaja hadir di sekolah ini, dalam rangka sosialisasi dan pembinaan karakter siswa.
Dikatakan Kanit Binkamsa, Bripka Agus, dirinya datang ke SMKN 1 Seputihagung ini dalam rangka menyampaikan materi, yaitu tentang radikalisme, tertib lalu lintas, himbauan untuk tidak mudah terprovokasi atau kekerasan lainnya.
"Kami hadir disini untuk memberikan pemahaman kepada siswa, pentingnya untuk mengetahui beberapa hal yang bersifat membahayakan diri. Perlu kita berikan sejak dini," ujarnya. (Rahman/Rls)
