sebelumnya Kelompok tani suko tani sejahtra Mendapatkan Bantuan Program UPPO Pada tahun 2018, Senilai 200 Juta yang mana Dana Tersebut Untuk Pembelian Sapi 6 ekor,pembelian Pakan Ternak sebanyak 1 ton,Pembelian Sarana Obat obatan,Pembuatan Kandang Dan Pembangunan Gedung Mesin Pencacah Rumput.
Dalam pelaksaanan nya kelompok tani suko tani Sejahtra Masih Bingung Dengan Alokasi untuk Pembangunan Tersebut Mengingat Kelompok Tani Tidak Memiliki Lahan Yang Tepat,Sedangkan Kelompok Tani Melakukan Kegiatan pengolahan Pupuk Organik Yang salah Satunya Untuk Mendukung Pengembangan Sayuran di Komplek Unit Pengelola Bibit (UPB) Sekincau.
Sebelumnya kelompok Tani Suko Tani Sejahtra merasa senang dengan Bantuan yang Meraka Terima,tanpa Melalui Pengajuan Mereka bisa mendapat Kan Bantuan UPPO Untuk kelompoknya,akan tetapi kelompok Hanya Menerima 2 Ekor sapi dan sisanya untuk Balai Benih Induk (BBI) yang Ada Di Kelurahan Sekincau,Kecamatan Sekincau.
Awalnya Wasis sekitar Pukul 16.00 Wib Di telpon oleh pak Gunarso selaku PPL Suoh Usai mendapat telepon, Wasis bergegas Ke Balai Benih Induk (BBI) Karena Dalam percakapannya kelompok di tawarkan Bantuan Sapi.
Saat wasis tiba di BBI, Gunarso Menawarkan Bantuan sapi tersebut Kepada Wasis, “Pak, Kelompok Bapak mau sapi gak? Tapi Cuman 6 ekor,nanti yang 2 ekor untuk Kelompok Dan Yang 4 ekor Untuk BBI.”
Lalu Wasis menjawab, “Siapa Toh yang ngga mau
Menurut Wasis, bantuan tersebut tidak melalui pengajuan, hanya dengan Kesiapan kelompok, bantuan tersebut bisa didapatkan. “Siapa toh yang ngak mau, tanpa melalui pengajuan kelompok langsung dapat bantuan sapi,” cetus wasis selaku ketua kelompok tani Suko Sejahtera.
Lebih lanjut ia menambahkan, “Awalnya Kami sangat senang karena mendapatkan bantuan tersebut, tetapi ke sininya kok bantuan itu kelompok hanya kebagian 2 ekor sapi, malah BBI yang dapet 4, dan lokasi pembangunan juga itu di lahan BBI,” ungkapnya penuh kecewa.
Dalamhal ini Korwil FPII Lampung Barat angkat Bicara"Dengan adanya Banyak Ketimpangan ketimpangan Dalam Bantuan UPPO Tersebut,Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Mengaharapkan Dinas Terkait dan Aparat Penegak Hukum Untuk Menindak Lanjuti Dugaan Ketimpangan Ketimpangan Yang Ada di Kelompok Tani Suko Tani Sejahtra,Agar Bantuan dapat Di terima Seutuhnya oleh kelompok dan Tidak Terjadi Lagi Di Masa yang akan Datang"Ungkap Wawan Satria Selaku Korwil FPII Lambar.
Sampai Pemberitaan ini Di Terbitkan Belum Ada pihak instansi pemerintah yang Menanggapi Pemberitaan ini.
Sumber FPII Korwil Lambar
( Meri )
