ads

08 Februari 2019

Halimahtun Syakdiah Raih Penghargaan Dirjen Kebudayaan RI

Halimahtun Syakdiah Raih Penghargaan Dirjen Kebudayaan RI

Batu Bara, LintasTotabuan.com  l

Mahasiswi UNIMED Halimahtun Syakdiah Putri asal Medang Deras, Batu Bara Meraih penghargaan dari Direktur Jendral Kebudayaan RI pada bulan Desember 2018 lalu.

Dimana, Halimahtun Syakdiah Mahasiswi berprestasi yang menempuh jurusan pendidikan Sejarah di Universitas Negeri Medan.

Adapun Penghargaan yang didapatkannya hasil penelitian yang ia ajukan yang berjudul "Kontruksi dan Kecantikan Perempuan dalam iklan Surat kabar ditanah batak  Sumatera Utara 1930-1940" dalam ajang Seminar Sejarah Nasional, Penyelenggaraan tersebut kerja sama Universitas Gajah Mada dengan Dirjen Kebudayaan RI pada 6 Desember 2018 lalu.


Halimahtun Syakdiah, Kamis (07/02/19) melalui pesan singkat mengatakan, bahwa prestasi yang didapatkan bukanlah yang pertama, akan tetapi sudah kedua kalinya bergelut dikancah nasional sebagaimana sesuai harapan.

"di tanggal 25 Agustus 2017, saya juga mewakili UNIMED Sumut dalam persentase ilmiah dan poster tema Pekan Kreativitas Mahasiswa-Penelitian Eksakta (PKM-PE) dengan judul "Studi pendeteksian Dini keberadaan situs purbakala berbasis kombinasi metode geolistrik dengan metode geomagnetik di Desa Lobu Tua kabupaten Tapanuli tengah" sampainya Halimah.

Lanjutnya, bukan hanya itu,  pada bulan Desember 2018 mengikuti lagi seminar sejarah nasional yang didalamnya juga ada presentase ilmiah, dan saya(Halimah-red) pilih tema yang menarik "paradigma dan Arah baru pendidikan dan kesejarahan Indonesia", degan judul penelitian saya "Kontruksi dan Kecantikan Perempuan dalam iklan Surat kabar ditanah batak Sumatera Utara 1930-1940."  tuturnya Halimahtun Syakdiah.

Halimah, memamaparkan pada kompetisi ke-dua nya ada 350 orang pengirim abstrak, dan mayoritas pengirimnya serta saingan adalah para dosen, karna penelitian tersebut sebenarnya diprioritaskan pada dosen dan mahasiswa S2.

"Saya mendapatkan Informasi bahwa di UGM ada Kompetisi lagi, dan memang awalnya saya gerogi, karna itu adalah ranah dosen masalah penelitian, tapi saya tetap yakin, Alhamdulillah , dari 350 pesaing hanya 125 yang lulus, dan saya satu diantara nya, dan mendapatkan penghargaan dari dirjen Kebudayaan RI dan juga para Profesor dan Doktor sejarah" jelasnya.

Disamping itu, Halimatun Syakdiah Mahasiswi unimed yang meraih prestasi putri asal Medang Deras tersebut berkiinginan untuk meneliti sejarah yang ada di tanah kelahirannya.

"Insyaallah saya akan teliti pulak sejarah jejak temuan benda purbakala arkeologis kabupaten Batu Bara,  ataupun skripsi saya tentang itu nanti nya" paparnya.

Halimah juga tidak berharap banyak dari pemerintah Kabupaten Batu Bara, 
"Saya tidak berharap banyak, yang terpenting kita sudah berikan yang terbaik untuk daerah kita membawa nama harum sumut dan Batu Bara" tutup nya.
(5VF)