Direktur utama PT Inalum, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan arahan pada saat acara pembukaan tecnology inprovement seminar (TIS) ke - 19 di Tanjung Gading (foto/dok.my)
Batu Bara, LintasTotabuan.com - Perusahan PT Inalum menggelar Technology Improvement Seminar(TIS) Ke-19, karena PT Inalum (persero) sebagai satu-satunya perusahaan peleburan aluminium di Indonesia untuk bertahan, berkompetisi dan berkembang hingga menjadi Holding Industri Pertambangan (HIP) adalah menumbuhkan budaya inovasi dengan semangat research dan development yang berkesinambungan melalui Technology Improvement Seminar (TIS) yang selalu rutin dilaksanakan sejak tahun 2005.
Hal tersebut disampaikan Seksi Hubungan Masyarakat PT Inalum (Persero) Arfan Iqbal Harahap selaku Manager Hubungan Masyarakat Pabrik Peleburan melalui Press Releasenya, Sabtu (15/12/18).
Karena hal itu dibuktikan dengan rencana Direktur Utama INALUM, Budi Gunadi Sadikin untuk mendorong inovasi melalui pembangunan pusat penelitian dan pengembangan.
“ Saat ini Inalum tengah mendirikan Mining & Metal Industry Institute yang bertujuan tidak hanya melakukan penelitian guna mendukung pengembangan usaha Holding Industri Pertambangan, tetapi dapat memberikan rekomendasi kepada Pemerintah mengenai kebijakan di bidang pertambangan, industri dan energi tentunya membantu Inalum untuk menjadi perusahaan global” ungkap Budi saat pembukaan TIS ke-19 di Tanjung Gading, Selasa,(11/12/18).
Dikesempatan itu, Komisaris Inalum Agus Tjahayana Wirakusumah dalam presentasinya, mengatakan bahwa Inalum telah melakukan pertemuan ilmiah dan riset selama 13 tahun merupakan pencapaian positif untuk terus maju dan lebih kuat dengan budaya internal yang kompetitif dalam hal Inovasi.
“Teknologi, metode, pengukuran atau sistem improvement dan pemanfaatan peralatan baru untuk meningkatkan kinerja, kapasitas, efisiensi dan perbaikan lingkungan menjadi fokus paling utama dalam TIS,” Paparnya Agus.
Sementara itu, S.S.Sijabat sebagai Direktur Produksi Inalum dalam presentasinya, memaparkan bahwa pencapaian Inalum dalam usaha mengembangkan teknologi yang ada serta roadmap Inalum kedepan untuk menjadi penyedia teknologi di tahun 2027 sehingga dapat lebih bersaing di industri aluminium dunia.
Pelaksanaan TIS Ke - 19 dilakukan di Gedung Pertemuan Tanjung Gading, Sei Suka, Batu Bara, Senin (11/12/18). Sedikit berbeda dari biasanya.
Pertemuan ilmiah tersebut tidak hanya dihadiri oleh jajaran Komisaris, Direksi dan Karyawan Inalum namun juga terlihat perwakilan perusahaan anggota Holding Industri Pertambangan (HIP); PT ANTAM, PT TIMAH dan PT BUKIT ASAM serta beberapa sekolah yang berada di sekitar Inalum untuk mengunjungi dan melihat aluminium capsule yang disiapkan panitia guna memahami napak tilas perjalanan Inalum serta pencapaian dan prestasi inovasi yang telah dicapai.
“ Acara seperti ini sangat bermanfaat bagi kami untuk mengetahui dunia industri salah satunya INALUM yang memproduksi aluminium ”, ungkap Haditya salah satu murid dari Madrasah Aliyah YAPI yang antusias memperhatikan produk aluminium ingot, billet dan alloy.
PAPAR 5 NARASUMBER
Pada acara tersebut dihadiri 5 Narasumber dari 8 Nominasi diikuti dengan diskusi yang interaktif.
Sesi pertama Rahim Rasyid mengupas penelitian tentang Reduction Plant Gets Ready for Industry 4.0 yaitu teknologi otomatisasi terintegrasi dengan internet yang akan dimplementasikan tahap awal di Pabrik Tungku Reduksi.
Di Sesi kedua, Samual A. Simatupang menyampaikan penelitiannya tentang Anode’s Stub Modification with Copper Inside yaitu modifikasi berupa penambahan tembaga pada anoda yang bertujuan untuk mengurangi konsumsi listrik dalam proses produksi aluminium.
Selanjutnya, Muhammad Albany yang memaparkan Additional Protection System on Tangga Dam’s Raking Equipment with Rotary Encoder yaitu merupakan penambahan proteksi dalam pengoperasian Bendungan Tangga di Pembangkit Listrik Tenaga Air Inalum.
Bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Goklas M.H. Tampubolon bersama Tino C. Samosir mengusung aplikasi Inalum Patrol Online System (I-Polis) yang memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk pelaksanaan monitoring kegiatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) secara online melalui aplikasi Android.
Terakhir ditutup dengan inovasi di Bidang Sistem Pengelolaan Sumber Daya Manusia yang memanfaatkan teknologi informasi : “ Human Capital Information System for MIS & Empoloyee Services ” oleh Hendry Mardiansyah dan M.Abdillah.
Acara ditutup secara resmi oleh Komisaris Inalum Agus Tjahayana Wirakusumah Bersama Oggy A. Kosasih sebagai Plt. Direktur Pelaksana Inalum di Sakaikan oleh Direktur Umum & Human Capital Inalum, Carry EF Mumbunan, SEVP (Senior Executive Vice President) Pengembangan Bisnis, Dante Sinaga, SEVP Keuangan, Anton Herdianto, Sekretaris Perusahaan, Ricky Gunawan dan Kepala Departemen Enginering, Ivan Emirsyam selaku ketua panitia.
(5VF)
