ads

31 Oktober 2018

  • Follow us

Humas Polda Bantah Keluarkan Rekaman Informasi Maraknya Penculikan

Humas Polda Bantah Keluarkan Rekaman Informasi Maraknya Penculikan



LintasTotabuan.com, Lampung - Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Sulistyaningsih membantah telah mengeluarkan informasi terkait maraknya penculikan anak di provinsi Lampung lewat rekaman suara yang marak beredar di media sosial.

"Sampai saat ini, juga belum ada informasi (red rekaman) yang kita terbitkan, kami juga kalau memberikan imbauan, itu misal gambar atau foto, ada logo Polda Lampung, dan resmi dari kami, yang telah diverifikasi," katanys Selasa, (30/10/2018).

Sulis pun menegaskan, agar tidak ikut menyebarkan informasi tersebut, guna menjaga suasana kondusif.
"Kalau ada dugaan, jangan disebarkan dulu, lapor ke polisi, bisa ke Krimum," katanya.

Ia menegaskan, sesuai arahan dari Wakapolda Lampung Brigjenpol Angesta Romano Yoyol, warga diminta jangan khawatir, sebab Babinkamtibmas, dan Babinsa sudah dikerahkan untuk melakukan patroli, dan pengawalan khususnya di sekolah-sekolah pada jam berangkat dan pulang. "Penjagaan sudah dilakukan," katanya.

Sebelumnya, Wakapolda Lampung Brigjenpol Angesta Romano Yoyol tak pernah bosan menyampaikan, bahwa masyarakat diminta berhenti untuk menyebarkan informasi dugaan penculikan anak, padahal dari beberapa kejadian sudah dipastikan hal tersebut tidak benar.

"Warga saya minta, kalau ada mencurigakan lapor RT RW, nanti mereka lapor aparat, atau Polsek, jangan inisiatif rekam, dan sebarkan, apalagi ada info2 tak jelas dengan video yang belum valid, wartawan juga stop sebar" ujarnya Senin (29/10/2018).

 Sementara itu Rekaman yang marak di medsos  berdurasi 2:14 menit  dilantunkan oleh suara pria, yang bunyinya:

"Pesan dari kepolisian Polda Lampung terutama dari kota Bandar Lampung, modus Penculikan hati-hati dengan taksi selain angkot, dan mobil yang ngefans dengan kaca hitam, dan juga mobil pribadi yang juga siang hari, di depan sekolah atau di pinggir Keramaian. Dimonitor yang menggunakan plat luar Lampung, terutama sering digunakan mobil untuk penculikan ini sangat luar biasa, karena satu orang bisa dibayar sampai Rp. 3 miliar, ini bisnis sangat mengerikan dan masuk di Indonesia. Mohon diperhatikan bila ada kendaraan asing, kita jauhi atau kita tegur, atau bis melapor ke RT, bukan hanya anak-anak tapi remaja. Terimakasih, semoga bermanfaat, jangan mengganggap lalai informasi ini, karena polisi tidak bisa 24 jam. Penculikan bisa terjadi, pada pergi dan pulang sekolah.

Kemudian rekaman suara itu juga ditambahkan dengan pesan yakni

_Voice Mail dari Humas Polda Lampung - Mhn dgr'kan baik²&tlg bagikan kseluruh Keluarga&atau Kawan² Kita Smua melalui applikasi sosmed apapun!!!._(Komar)