Batu Bara, LintasTotabuan.com - Ratusan peserta pawai obor terdiri dari siswa SMA, SMP, MTS/sederajat, Pramuka dan lainnya memeriahkan upacara Taptu /ziarah di Makam Pahlawan di pekuburan umum Desa Simpang Dolok Kecamatan Lima Puluh Batu Bara, Kamis (16/8/2018) malam.
Kegiatan ziarah dan tabur bunga di Makam Pahlawan dilakukan setiap tahun menjelang peringatan HUT RI. Para peserta Taptu dengan membawa obor berjalan kaki sepanjang 500 meter dari garis start hingga ke lokasi Makam Pahlawan.
Hadir dalam kegiatan itu bupati Terpilih Ir.H.Zahir.MAP, Danramil 03 Lima Puluh Kapten Inf Hamblet Marpaung , Camat Lima Puluh Soedarto SE, Camat Datuk limapuluh Plt. Angtirun.SH, Kapolsek Lima Puluh AKP Jhony Andreas Siregar, Ruslan anggota DPRD kabupaten Batubara dari PDIP, ketua KPU Mukhsin Khalid.SE, Ketua DPD KNPI Batubara dr Zuhri Freza, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan limapuluh, Kades Simpang Dolok Yusnan, Kades Kwala Gunung Jumah Khaidir, Kades Cahaya Pardomuan Donny Ambarita,Plt kades Pulau sejuk, Kades Lubuk Ulu, Baleg H.Faizal dari Gerindra, Ketua Gemkara Batubara Drs.Khairul Muslim, ketua panitia Rustam Efendi.Sag. tokoh masyarakat Badrul Zaman, Ok Suhemi.SH.Ok Saipul
Upacara Taptu menjelang peringatan HUT ke 73 -RI bertindak selaku Irup Danramil 03 Limapuluh Kapten Inf Hamblet Marpaung. Tradisi Taptu berjalan kaki dengan jarak tempuh sekitar 500 meter dengan membawa penerangan obor menuju tempat pemakaman dengan cara memberi penghormatan dan tabur bunga.
Ketua panitia Rustam Efendi.Sag. menyampaikan kegiatan taptu merupakan kegiatan rutin tiap tahunan dalam rangka mengenang jasa para pejuang dan menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73.
Kepala desa simpang dolok Yusnan mengatakan ucapan terimakasih sebesar besarnya kepada panitia yang bersusah payah menyiapkan acara malam Taptu malam ini.selain untuk menanamkan rasa cinta kepada tanah air,pawai obor dan ziarah dimakam pahlawan bertujuan mengenang para pahlawan kita dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa indonesia di desa simpang dolok.
"taptu ini dimulai sejak di masa kepemimpinan Ahmad El, Badrul Zaman,Ok Suhemi hingga saat ini tetap di selenggarakan".ujarnya
Pelaku sejarah badrul Zaman membacakan pelaku sejarah secara singkat kronoligis sejarah gugurnya dua pahlawan. Saat ini masih ada pelaku pejuang yang masih hidup yaitu Purn Peltu TNI lama Hasby TG (91) pengibar bendera merah putih pertama kali di Asahan. Hasby TG seorang pahlawan yang masih hidup kini sudah mengarah pikun.
"Seyogyanya dia hadir, namun karena penyakit tuanya maka tidak bisa mengikuti acara ini". bebernya
Bupati terpilih Ir.H.Zahir.MAP dalam sambutnya menyampaikan ditempat ini kita mengenang sejarah kemerdekaan republik indonesia yang ke73. Merupakan kebanggaan dan kedaulatan bangsa. kita harus kuatkan energi dan satukan persatuan jangan ada lagi kotak kotak biarlah yang berlalu kedepan kita akan menghadapi pemilihan calon legislatif baik tingkat DPRD,Propinsi dan DPRD RI juga pemilihan Presiden di tahun 2019 yang akan datang, tahun depan harus kita realisasikan untuk memindahkan makam pahlawan merupakan cita cita para pejuang, taman makan pahlawan akan kita usulkan setelah anggota DPRD terpilih 2019.
"lahan dicari tempatnya yang lebih layak makam pahlawan harus ada lahan serta di anggaran di APBD kabupaten batubara dan anggaran taptu dimasukan kesra dibuat meriah untuk kepentingan rakyat". ungkapnya.
(Bangrait)
