Batu Bara, LintasTotabuan.com - Pembangunan lapen jalan di Dusun Pondok Kresek Desa Sei Rakyat Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara yang baru saja selesai dikerjakan dalam kurung waktu satu Miwnggu sudah mengalami kupak-kapik alias hancur.
Menurut keterangan dari masyarakat yang dihimpun mengatakan bahwa proyek pembangunan lapen tersebut terkesan sia-sia dan menghabiskan uang negara, " diduga mengutamakan kuantitas daripada kualitas terhadap pengerjaannya" tutur warga yang tidak mau disebutkan jati dirinya. Selasa (7/8/2018).
Sampai saat ini masyarakat Desa Sei Rakyat masih bertanya-tanya tentang biaya anggaran pelaksanaan pembangunan lapen tersebut yang tidak diketahui sama sekali," Plank proyeknya(Papan Informasi) nggak ada baik dilapangan maupun di Balai Desa" cetus warga.
Sambung warga tersebut, ketika dipertanyakan kepada salah satu Staf Desa terkait pengelolaan Dana Desa (DD) yang harus trasparan, " Itu Urusan Kades....Pak " ungkapnya.
Pantauan Wartawan dilapangan, terlihat bangunan lapen tersebut telah hancur dan banyak dari bagian lapen mengalami kerusakan batu pecahan telah bertaburan(terbongkar) seperti kurangnya perekat dan tipisnya susunan batu.
Sementara itu, Kepala Desa(Kades) Sei Rakyat "KAS", Rabu (8/8/2018) dikonfirmasi Wartawan melalui via selulernya 08137900**** menyampaikan pembangunan lapen sepanjang 500 meter dengan kelebaran 3 meter dan tebalnya 5 cm, ketika ditanyai tentang biaya pelaksanaan lapen, " Kalau biayanya nanti kita tanya dulu ama bendahara...Bang" ungkap Kades dengan ketidak tahuannya.
Kades juga mengatakan bahwa pengerjaan lapen tersebut telah dikerjakan orang yang telah memiliki skill yang diambil dari luar desanya, " pengerjaan lapen tersebut belum diterima oleh Inspektorat dan tadipun orang itu ke desa kita...Bang " tutup Kades.
(5VF)
