ads

12 Juli 2018

  • Follow us

Abdul Fatah Beri Inovasi Mengenai Pariwisata Di Desa Jikumerasa

Abdul Fatah Beri Inovasi Mengenai Pariwisata Di Desa Jikumerasa


*BURU* - Rabu, (11/07). Pengembangan desa, merupakan satu upaya yang tepat dalam mengembangkan suatu desa dan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat yang ada di desa yang di berdayakan tersebut. Sehingga pemanfaatan dana desa lebih tepat sasaran.

Melalui program pengembangan inovasi desa, Abdul Fatah berharap; “dana desa yang di berikan kepada desa-desa khususnya desa Jikumerasa kabupaten buru ini, dapat dimanfaatkan dan dikelolah dengan baik sehingga masyrakat di desa-desa tersbut bisa menjadi lebih sejahtra dan mandiri”.

Selain itu juga dengan pola pemanfaat yang berbasiskan BUMDES ini, tingkat partisipasi warga desa Jikumerasa diharapkan lebih besar. Sehingga program program yang direncanakan akan terrealisasi dengan efektif. Ujar “Abdul Fatah”.


Pengembangan inovasi desa yang dilakukan di Desa Jikumerasa ini, dititik fokuskan pada aspek pariwisata. hal ini dikarenakan pada desa Jikumerasa tersebut, secara geografis dan kondisi alamnya sangat potensial untuk dikembangkan menjadi daerah pariwisata.


Daerah yang di dukung dengan infrastruktur yang memadai membuat akses ke desa tersebut, dapat dijangkau dengan mudah. baik dilalui dari kota Namlea, maupun dari Kecamatan Lilialy yang terpusat di desa Sawa. Di kota Namlea terdapat Dermaga/Pelabuhan sebagai tempat transportasi lintas laut yang disinggahi oleh kapal dari Kota Surabaya, Makasar, Ambon dan daerah sekitar Pulau buru. Sedangkan di Desa Sawa terdapat bandara lokal Namniwel, lintas Kota Ambon, Pulau Buru.



Dalam hal ini, akses ke desa Jikumerasa jika dilalui dari kota Namlea Kabuten Buru dapat dilalui dengan menggunakan sepeda motor maupun mobil. jalanana yang bagus membuat waktu perjalanan yang ditempuh tidak memakan waktu yang lama. sementara itu jika dilalui dari Bandara Namniwel yang berlokasi di kecamatan Lilialy desa Sawa akan lebih mudah. karena jarak tempuh yang sangat dekat dengan desa Jikumerasa.

Kemudahan akses ke desa Jikumerasa tersebut, diharapkan dapat membuat wisatawan baik Mancan Negara maupun Wisatawan Lokal, untuk dapat dengan mudah berkunjung ke temapat temapat wisata di desa Jikumerasa dan daerah pulau Buru lainnya. “ujar Abdul Fatah Alu”

Objek pariwisata yang terdapat di desa jikumerasa sendiri, terdapat pantai Ako dan juga Pantai jikumerasa, yang menwarkan nuansa alam yang alami. pengujung yang datang di tempat wisata tersebut dapat menikmati indahnya sunset dan sunrice yang begitu indah dan menenangkan hati, di pantai Jikumerasa dan juga pantai Ako. selain itu pengunjung juga dapat mencoba wahana wahan lainnya yang disediakan di pantai Ako dan pantai Jikumerasa.


Dikarenakan secara geografis desa Jikumerasa adalah daerah pesisir yang dimana terdapat juga danau yang luas dengan pemandangannya yang tak kalah menarik, serta dikelilingi oleh pegunungan di sekitarnya membuat desa ini menjadi tempat yang dapat menjadi rujukan untuk menghilangkan rasa penat akibat aktifitas kerja. pengunjung yang datang ke desa ini, pasti akan dihajar rasa rindu yang besar, sehingga ingin balik lagi ke desa ini untuk menikmati keindahan alamnya agar rindunya terobati.



Keindahan alam yang ada di desa Jikumerasa inipun menarik perhatian dari stasion TV Nasional untuk meliputnya dalam sebuah acara TV bergenre dokumenter wisata, yang tak asing lagi dikalangan anak-anak muda yakni My Treap My Advanture. Suguhan alam yang indah di Desa ini, membuat Marshall Sastra dan Rikas Harsa pembawa acaranya, merasa begitu dimanjakan dan begitu nyaman ketika berada di salah satu tempat wisata di pulau buru yakni panntai Jikumerasa (lihat Vidio lengkapnya di youtube, My treap My adventure edisi pulau buru).

Penduduk yang terdapat di desa ini sangatlah ramah tamah, enak jika di ajak ngobrol oleh para wisatawan. hal ini dikarenakan penduduk sekitar sangat berharap akan adanya pengembangan terhadap pariwisata di desa tersebut dan sangat merespon dengan baik terhadap pengembangan pengenbangan yang akan dan telah dilakukan. Hal ini dikarena selain desanya akan tampil lebih indah, juga akan menambah pendapatan untuk warga sekita. 



Selain itu di samping desa jikumerasa terdapat Asrama TNI Kompi Senapan A Kabaresi, sehingga secara keamanan pun tak dapat diragukan lagi.

Oleh karena itu Pengembanagan Potensi Desa (PID) di Desa Jikumerasa yang fokus pada aspek pariwisata berbasiskan BUMD menurut Abdul Fatah Alu, meruapakan satu pilihan dalam pemberdayaan masyrakat yang sangat tepat. “ujarnya”.


CJ : Alam