ads

09 April 2018

Rekrutmen CPNS 2018 Tunggu Juknis Kemenpan RB

Rekrutmen CPNS 2018 Tunggu Juknis Kemenpan RB

BOLTIM, LINTASTOTABUAN.COM – Rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018 belum bisa dipastikan akan segera berangsung dalam waktu dekat ini, seperti yang tegah ramai di beberapa akun personil via media sosial.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Robbi Mamonto,  mengatakan, bahwa sampai dengan saat ini pihaknya belum menerima surat edaran atau pun petunjuk teknis (juknis), tentang penyelenggaraan rekrutmen CPNS yang akan diselenggarakan di Kabupaten Boltim pada tahun 2018.
“ Adanya juknis Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang tersebar tentang format dan susunan persyaratan pemberkasan usulan CPNS di daerah dari tenaga honorer se Kabupaten di Indonesia tahun 2018 – 2019, itu merupakan pembohongan kepada publik dan tidak benar adanya. Itu bohong atau hoax.” Terang Robbi, Senin (09/04/2018)
“ Hingga saat ini belum ada juknis atau surat edaran yang diberikan kepada setiap kabupaten/kota se-Indonesia,” ujar Robbi Mamonto melanjutkan.
Robbi menegaskan, jika ada surat edaran ataupun juknis yang diturunkan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) maupun Badan Kepegawaian Negara (BKN), pastinya setiap Badan Kepegawaian yang ada di setiap kabupaten/kota di Indonesia akan mendapatkan pemberitahuan resmi melalui email.
“ Tentunya jika juknis itu benar, maka kami selaku penyelenggara yang ada disetiap Kabupaten/Kota akan mendapatkan email pemberitahuan dari KemenPAN-RB ataupun BKN. Sejak juknis itu turun, belum satupun pemberitahuan resmi yang kami kantongi,” tutur Robbi.
Diutarakannya, kebohongan serupa juga pernah beredar kepada masyarakat bahwa ada surat edaran yang dilayangkan oleh MenPAN-RB untuk rekrutmen CPNS tahun 2018.
Dalam surat tertera format laporan penetapan e-formasi tenaga honorer, pegawai tidak tetap (PTT), pegawai tetap non PNS, dan tenaga kontrak pengangkatan CPNS tahun 2016 – 2019.
Katanya, dibagian bawah yakni tempat dan tanggal pembuatan surat juga dipalsukan. Dan disitu tertera bahwa surat palsu tersebut telah ditetapkan pada 1 November 2017 lengkap dengan tanda tangan MenPAN, Asman Abnur.
“ Kabar tersebut juga sempat menimbulkan polemik tapi akhirnya Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik KemenPAN-RB, Herman Suryatman langsung mengklarifikasi kebenarannya. Jadi ihkwal juknis yang saat ini beredar itu merupakan berita palsu dan tidak benar adanya,” jelas Robbi.
Robbi, meminta agar setiap masyarakat Boltim yang mendapatkan layangan juknis rekrutmen CPNS 2018 tersebut, agar lebih cermat dan waspada serta tidak mudah percaya dengan berita-berita yang tidak jelas akan kebenarannya.
“ Kami tegaskan bahwa untuk jika mendapatkan kabar tentang juknis yang memuat format dan susunan usulan CPNS dari BKN itu adalah berita palsu dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Berkenaan dengan hal itu, masyarakat Boltim harus lebih berhati – hati dan tidak mudah untuk percaya,” imbuhnya. (RP/Red)