Ilustrasi.
FajarTotabuan.com - Kabar gembira datang lagi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) se Bolmong Raya. Pasalnya, tahun ini Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bakal naik secara fantastis.
Kenaikan ini dilakukan karena kondisi keuangan daerah dianggap naik dibandingkan dengan tahun lalu, mampu dan sudah disetujui dewan.
Seperti halnya, Pemkab Boltim kenaikan TPP tahun ini berkisar dari Rp500 ribu hingga Rp. 5 juta. Beda dengan tahun tahun lalu, dimana jabatan sebagai staf hanya mendapatkan TPP Rp500 ribu, pada tahun 2016 ini naik 100 persen menjadi Rp1 juta.
Sementara untuk jabatan sebagai eselon III A naik menjadi 40 persen dari sebelumnya, dari Rp. 7 juta menjadi Rp9 juta. Tak hanya Boltim, Hal yang sama juga diberikan kepada ASN di Kabupaten Bolmong, Bolmut dan Bolsel.
Berbeda dengan rincian besaran TPP di Pemkot Kotamobagu, untuk penetapan kenaikan TPP ada beberapa ketentuan yang diberlakukan oleh pihak pemkot, seperti halnya, harus berdasarkan penilaian kinerja dan kedisiplinan. Format pembayaran dengan menghitung kinerja 60 persen, dan disiplin 40 persen.
Kepala BKDD Adnan Massinae menjelaskan, kenaikan TPP ini harus benar-benar dilihat dari seluruh aspek, agar tidak hanya sekedar asal untuk diberikan TPP kepada mereka.
"Kita harus benar-benar bertanggung jawab atas kinerja kita masing-masing itu yang terpenting," ujar Adnan kepada wartawan, Jumat (26/02) siang tadi.
Lanjut Adnan , pembayar TPP tersebut tidak sekedar dibayar begitu saja. "Kami akan peninjauan kembali terkait kenerja dan disiplin yang sudah jadi patokan itu," tutup Adnan. (Iwan)
