Bupati Boltim saat memberikan penyampaian saat kegiatan JMS.
FajarTotabuan.com - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kotabunan, Kamis (25/02) kemarin, menjadi tuan rumah dalam kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Kegiatan ini merupakan Program Kejaksaan Agung, sebagai bagian dari upaya pembangunan sistem hukum dan kesadaran hukum sejak dini. Dalam program ini juga merupakan salah satu langkah kejaksaan dalam membangun sistem hukum yang mencakup tiga komponen, yakni struktur hukum, subtansi hukum, dan budaya hukum.
“Tujuannya adalah untuk menciptakan generasi muda sadar hukum,” Kata Kejari Kota Kotamobagu, Daspli SH MH pada sambutannya kemarin.
Selain itu, Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH, dalam penyampaiannya meminta agar seluruh siswa di Boltim agar memiliki rasa keingintahuan yang besar. Hal ini perlu di dasari dari keinginan hati. Menurut Bupati, perbedaan antara siswa atau pelajar di Indonesia pada umumnya dan di Boltim khususnya, dengan siswa di negara maju salah satunya China, adalah rasa keingintahuan.
“Kalau di China para siswanya dari kecil sudah memiliki niat dan tekad untuk belajar. Sebab semua manusia itu memiliki struktur otak yang sama, dan otak itu siap untuk bekerja jika hati kita mau mendorongnya,” harapan Eyang Bupati Boltim.
Lanjutnya, Bupati menerangkan, jika pendidikan sadar hukum terhadam siswa sudah di lakukan sejak dini, maka hal ini diharapkan bisa berpengaruh pada perkembangan moral siswa kearah yang positif, mengingat saat ini khususnya di Boltim masih ada saja siswa yang terjerat oleh hukum akibat perbuatan siswa itu sendiri.
Tidak hanya itu, di jelaskan lagi oleh Bupati, tidak sedikit siswa yang ada di Boltim yang tidak lanjut sekolah karena sudah menikah di usia dini.
“Dengan demikian, maka perlu ada revolusi maupun perubahan terhadap pola didik khususnya pembentukan moral siswa. Salah satu langkah awal adalah dengan gaya atau mainset guru selaku pendidik. Dimana perlu diterapkan satu formula khusus untuk merangsang hasrat siswa agar mau belajar dengan serius,” tegas Eyang Sapaan akrabnya.
Bupati memberikan apresiasi kepada pihak Kejaksaan atas program yang dijalankan tersebut. Menurutnya, program ini sangat bagus demi membentuk karakter siswa sejak dini. Agar output yang dihasilkan nanti sudah benar-benar siap dan mampu menjadi generasi penerus bangsa yang selalu berjalan pada koridor peraturan hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku.
Dengan di adakannya program ini Kiranya ini menjadi harapan bagi siswa dan siswi yang ada di kabupaten bolaang mongondow timur (Boltim), untuk terus perinovasi mengejar cita-citanya. (*/Feri)
