Lampung Barat,Lintastotabuan.com - Bupati Lampung Barat (Lambar), menerima audiensi pengendali teknis Tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Provinsi Lampung, dalam rangka pemeriksaan laporan keuangan Pemerintah Daerah (Pemda) Lambar tahun 2021 di ruang kerja Bupati Lambar, Senin (29/03/2021).
Selain Bupati, hadir dalam acara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Lambar Akmal Abd Nasir SH., dan kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lambar Ir. Okmal
Dalam Audensi, Bupati meminta masukan dan saran kepada Rulita Andri Astuti selaku ketua Tim BPK-RI Provinsi Lampung, dalam hal tata cara pengelolaan keuangan/anggaran daerah dengan baik.
"Saya berharap Tim BPK-RI, dapat memberikan saran dan masukan agar pengelolaan keuangan, dari Pemerintah Daerah terutama Kabupaten Lampung Barat dapat lebih baik lagi," ucap Bupati.
Bupati telah menyampaikan kepada jajannya, untuk tidak menjadikan tim dari BPK sebagai momok yang menakutkan saat melakukan pemeriksaan. Tetapi, hal itu justru mesti dijadikan pembelajaran dan jika ada kesalahan serta kekeliruan itu bisa segera diperbaiki.
"Agar ketika pada saat BPK masuk untuk melakukan Pemeriksaan laporan keuangan jangan dijadikan suatu momok yang menakutkan, tetapi justru harus dijadikan pembelajaran dan jika ada kesalahan serta kekeliruan itu bisa segera diperbaiki," ujar Bupati.
Bupati juga menegaskan kepada sekda dan jajarannya, untuk menyiapkan data yang objektif, jika dibutuhkan oleh tim dari BPK.
"Jika nanti Tim BPK membutuhkan data yang objektif, dan akurat tolong segera disampaikan sehingga laporan yang disajikan akan sesuai dengan yang diharapkan," pungkasnya.
Secara terpisah, Ketua pengendali teknis tim BPK RI, Rulita mengatakan, kegiatan Pemeriksaan laporan keuangan tersebut, telah sesuai dengan renstra dari BPK RI, sehingga diharapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat dapat berkerja sama dalam menyampaikan data yang dibutuhkan.
"Saya berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dapat berkerja sama dan mendukung sekaligus membantu tim BPK untuk dapat mengumpulkan data-data yang dibutuhkan," pungkasnya. (*).
