BATU BARA, LintasTotabuan.com- Bupati Batubara Ir H Zahir M.AP beserta Ketua TP- PKK Kabupaten Batubara Ny Maya Indriasari, SE, menghadiri acara perlombaan lingkungan bersih dan sehat (LBS) di Desa Pulau sejuk, Kecamatan Datuk Limapuluh, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Senin (24/8/2020)
Bupati Batubara mengapresiasi dan mendukung program kades Pulau sejuk serta berharap kepada desa - desa yang lain agar mencontoh program LBS ini.
Selain itu, Politisi dari partai PDI perjuangan ini menghimbau masyarakat agar menjaga kebersihan sehingga tercapainya kehidupan yang layak dan sehat untuk menghindari berbagai penyakit terutama di wabah Covid-19.
" Menjaga kebersihan dimulai dari rumah dan lingkungan sekitar. Dan desa Pulau sejuk selalu tertib dan menerapkan protokol kesehatan wabah Covid - 19 agar nantinya kegiatan normal dibuka kembali, seperti sekolah, Pesta dan lain- lain, " ujar Bupati.
Dalam kesempatan ini, Penyerahan tropy penghargaan dan sejumlah uang yang meraih juara diserahkan langsung oleh Bupati, Ketua TP- PKK dan Wakapolres Batubara.
Bupati Batubara juga menambahkan hadiah kepada juara 1 dengan hadiah tambahan berupa satu unit sepeda.
Sementara, Kades Pulau Sejuk, Siswanto, S.Pd.i mengatakan bahwa acara lomba LBS dilakukan bertujuan untuk meningkatkan warga Pulau Sejuk atas kebersihan lingkungan dan menjadikan bersih - bersih sebagai budaya hidup sehat dan sekaligus memberdayakan gotong royong dalam rangka HUT Kemerdekaan RI - 75.
Acara ini di meriahkan dengan tari persembahan, tari perahu layar, tari manuk dadali dan tari cuci tangan pakai sabun yang di persembahkan oleh anak - anak desa Pulau sejuk.
Selain Bupati Batubara acara ini turut dihadiri Wakapolres Batubara, Camat Datuk Lima Puluh, koramil dan kades Pulau Sejuk serta para pengurus TP- PKK dan warga sekitar.
Acara berlangsung meriah dan sukses.
Adapun juara 1 lomba LBS diraih oleh Dusun Pajak dengan nilai 1836, Juara 2 jatuh kepada dusun Perumnas dengan nilai 1784 dan juara 3 jatuh kepada dusun Al- Munawarrah dengan nilai 1782. Terkait dalam hal ini Dinkes, PMD dan Kepala Puskesmas Simpang dolok menjadi tim penilai. (MA)
