Lampung Barat, Lintastotabuan.com - Bupati Lampung Barat (Lambar) H. Parosil Mabsus kemali distribusikan bantuan sembako di Pekon Marga Jaya dan Basungan Kecamatan Pagar Dewa, Rabu (10/6/2020).
Bantuan yang bersumber dana Anggaran Pewndapatan Belanja Daerah (APBD) tersebut, bertujuan mengurangi beban hidup masyarakat yang terdampak covid-19.
Menurut Peratin Marga Jaya Arnando, pembagian tersebut dilakukan secara simbolis dan dipusatkan di Pekon Margajaya dengan total penerima berjumlah 150 dengan rinciannya, 106 warga Marga jaya, 42 warga Basungan 1 orang untuk Sido Dadi dan Batu api.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Lambar yang akrab disapa pak cik tersebut, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas banyaknya pemberitaan diberbagai media soal kwalitas beras yang diberikan terkesan kurang bagus.
"Ini menjadi perhatian yang serius dari pemerintah daerah dan utamanya saya selaku bupati serta pihak pihak terkait dalam hal ini OPD dan pihak rekanan sudah saya instruksikan untuk menjaga dan menjamin mutu dan kualitas bantuan pangan yg akan di didistribusikan kepada masyarakat. Hal ini penting saya sampaikan Mengingat Dana yang di siapkan oleh pemerintah kabupaten tidak sedikit sekitar 8 milyar lebih dan merupakan Dana hasil rekofusing atau realokasi kegiatan pembangunan di kabupaten lampung barat. Jika Bapak Ibu penerima bantuan pangan/sembako ini menerima beras dengan kualitas tidak bermutu. Segera lapor dengan aparatur setempat, di pekon dengan peratinnya.. Di kecamatan dengan camatnya. Atau ke Dinsos Serta saluran layanan informasi yg tersedia. Seperti SMS center Dan call 112, sudah pak bupati perintahkan untuk segera di ganti dengan bantuan pangan yg berkualitas sesuai dengan standar pangan sehat Dan pihak rekanan juga siap,” jelasnya.
Pak cik juga menegaskan bahwa anggaran penanganan covid-19 dilaksanakan dengan asistensi dan pengawasan yang ketat oleh APIP, Baik kepada OPD pelaksana maupun kepada pihak rekanan.
“Hal ini dilakukan agar seluruh penggunaan anggaran covid-19 di kabupaten lampung Barat berjalan sesuai dengan prosedur dan peraturan perundang undangan yang berlaku,” tutupnya. (Mery)
Berita Lampung
Lampung Barat
Bantuan yang bersumber dana Anggaran Pewndapatan Belanja Daerah (APBD) tersebut, bertujuan mengurangi beban hidup masyarakat yang terdampak covid-19.
Menurut Peratin Marga Jaya Arnando, pembagian tersebut dilakukan secara simbolis dan dipusatkan di Pekon Margajaya dengan total penerima berjumlah 150 dengan rinciannya, 106 warga Marga jaya, 42 warga Basungan 1 orang untuk Sido Dadi dan Batu api.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Lambar yang akrab disapa pak cik tersebut, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas banyaknya pemberitaan diberbagai media soal kwalitas beras yang diberikan terkesan kurang bagus.
"Ini menjadi perhatian yang serius dari pemerintah daerah dan utamanya saya selaku bupati serta pihak pihak terkait dalam hal ini OPD dan pihak rekanan sudah saya instruksikan untuk menjaga dan menjamin mutu dan kualitas bantuan pangan yg akan di didistribusikan kepada masyarakat. Hal ini penting saya sampaikan Mengingat Dana yang di siapkan oleh pemerintah kabupaten tidak sedikit sekitar 8 milyar lebih dan merupakan Dana hasil rekofusing atau realokasi kegiatan pembangunan di kabupaten lampung barat. Jika Bapak Ibu penerima bantuan pangan/sembako ini menerima beras dengan kualitas tidak bermutu. Segera lapor dengan aparatur setempat, di pekon dengan peratinnya.. Di kecamatan dengan camatnya. Atau ke Dinsos Serta saluran layanan informasi yg tersedia. Seperti SMS center Dan call 112, sudah pak bupati perintahkan untuk segera di ganti dengan bantuan pangan yg berkualitas sesuai dengan standar pangan sehat Dan pihak rekanan juga siap,” jelasnya.
Pak cik juga menegaskan bahwa anggaran penanganan covid-19 dilaksanakan dengan asistensi dan pengawasan yang ketat oleh APIP, Baik kepada OPD pelaksana maupun kepada pihak rekanan.
“Hal ini dilakukan agar seluruh penggunaan anggaran covid-19 di kabupaten lampung Barat berjalan sesuai dengan prosedur dan peraturan perundang undangan yang berlaku,” tutupnya. (Mery)

