ads

09 Desember 2019

Resmikan Kebun Raya Etno Botani, Bupati Batubara Ajak Lestarikan Lingkungan

Resmikan Kebun Raya Etno Botani, Bupati Batubara Ajak Lestarikan Lingkungan
BATU BARA, LintasTotabuan.com l
Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir M.AP didampingi ketua tim penggerak PKK Ny. Maya Indriasari, SE Meresmikan warisan dunia Kebun Raya Etno Botani Batubara bersama 1000 orang Pramuka di danau Laut Tador, Minggu (8/12/2019).

Hadir dalam acara itu, Camat Laut Tador Arif Hanafiah, Camat Airputih Riyadi, Camat Seisuka Aidil, Ketua TBUPP Saiful Safri, Kabid Parawisata Ronal dan sejumlah unsur pimpinan cabang Pramuka se kabupaten Batu Bara. 

Kehadiran Zahir bersama Maya Indriasari yang turut diikuti Putra- Putrinya Danis dan Nabila disambut tepuk- tepuk Pramuka dan dinyanyikan lagu selamat datang yang diawali dengan pengguntingan pita dan diakhiri dengan penanaman tumbuh-tumbuhan sebagai bumi perkemahan pramuka di Batubara dan menanam sejumlah pohon sebagai kawasan yang harus di lindungi. 

Bupati Zahir menjelaskan Restorasi danau laut tador. " Kita jadikan sebagai pusat kajian dan penelitian Etno Botani, perikanan dan tanaman langka. Serta kita jadikan tempat bumi perkemahan pramuka di Kabupaten Batubara di danau Laut Tador ini, " Katanya

Sementara itu Andi Lestari SKG selaku anggota DPRD Batubara memberi dukungan penuh kepada rencana Bupati  Batubara Ir. H. Zahir M.AP atas diresmikannya kebun raya Etno Botani Batubara, Andi menegaskan bahwa hampir 3 bulan para ilmuwan sejarah dari unimed bersama Dr. Ikhwan Azhari  melakukan kajian dan penelitian dan telah dihadiri oleh Ny. Margaret warga negara Inggris yang ikut meninjau danau laut tador.

Menurut Andi, Bupati Batubara dapat mengeluarkan peraturan bupati untuk melindungi cagar alam laut tador sesuai dengan undang- undang no. 5 tahun 1990 tentang lingkungan hidup dan peraturan pemerintah no. 68 tahun 1998 tentang kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam yang mempunyai ke khasan Satwa, Ekosistem, yang perlu dilindungi. Bahkan Andi lestari memandang di perlukannya sebuah lembaga khusus untuk mengelola kawasan cagar alam ini sebagai salah satu warisan dunia, "Pungkasnya (MA)