ads

14 Desember 2019

Renovasi SD 015867 SBK, 2,072 M Luput Pengawasan

Renovasi SD 015867 SBK, 2,072 M Luput Pengawasan
BATU BARA, LintasTotabuan.com l
Rehab dan Renovasi Sarpras Sekolah (RS-3) Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar Pada SD 015867 Sei Buah Keras (SBK) Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara yang Nilai Unitnya Rp.2.072.246.000,- yang bersumber dari dana APBN tahun 2019 oleh Konsultan MK PT "HC" Satker Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Cipta Karya Balai Prasarana  Pemukiman Wilayah Sumatera Utara Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Pemukiman wilayah Sumatera utara dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender diduga luput dari Pengawasan.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah Pemantau Penyalahgunaan Peraturan Pemerintah dan Asset Negara (DPD - P4AN) Kabupaten Batu Bara Muhammad Amin, Pengerjaan tersebut luput dari Pengawasan oleh Instansi terkait, Pasalnya dalam pengerjaan Rehab dan Renovasi SD 015867 Sei Buah Keras hanya Pekerja tanpa ada pengawasan.
Selain itu, Lanjut Amin, pekerja tidak memakai Safety First yang seolah - olah mengabaikan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3), untuk itu dirinya meminta pihak penegak hukum kiranya dapat melirik Proyek yang bernilai dua miliar lebih itu. 

" Lokasinya jauh dan diujung pelosok Desa, Kemungkinan luput dari pantauan, " ungkap Muhammad Amin

Sementara, Salah satu dari Pekerja yang tidak mau menyebutkan namanya ketika dikonfirmasi Wartawan, Sabtu (14/12/19) dilokasi mengatakan bahwasanya mereka sebatas pekerja harian dan tidak mengetahui siapa selaku pengawas Proyek.

" Kami Kerja sebagai harian dan alat kerja kami bawa sendiri, Pengawas Proyek Kami ngak tahu...Bang " katanya, sambil melanjutkan kerjanya.

Ditempat terpisah, Kepala Sekolah (Kasek) SD 015867 SBK Albert mengatakan pihaknya hanya menerima kunci setelah selesai pengerjaan dan tidak mengetahui terhadap pelaksanaan pengerjaan Proyek Pembangunan Sekolah.

" Kami Hanya terima kunci dan tidak mengetahui siapa pelaksanaan maupun pengawasan terhadap proyek itu" ujar Albert.

(5VF)