Lampung Tengah, Lintas Totabuan. Com - Untuk menciptakan siswa siap kerja yang handal dan tangguh, SMKN 1 Seputihagung, Lampung Tengah (Lamteng), menerapkan sistem pembelajaran dengan program Teaching Faktory.
Dikatakan Kepala SMKN 1 Seputihagung, Drs. Edi Christanto, M.Pd., program ini adalah sebuah Pola Pembelajaran dengan management Industri. Para siswa dikenalkan dengan sistem managerial industri, seperti layaknya pada dunia industri sebenarnya.
"Tujuannya untuk mengenalkan kepada para siswa, tentang gambaran dunia usaha yang sebenarnya. Sehingga pada saat memasuki dunia usaha sebenarnya, maka mereka sudah faham," jelas Edi, Jum'at (9/8/2019).
Pada lokasi Teaching Faktory, telah disetting sedemikian rupa, mirip dengan perusahaan sebenarnya, lengkap dengan berbagai peralatan yang dibutuhkan. Termasuk juga penempatan tenaga kerjanya, mulai dari kepala operasional (manager), karyawan pemasaran dan pekerja.
Ditambahkan Edi Christanto, program Teaching Faktory ini, khusus untuk siswa jurusan Otomotif Kendaraan Ringan (mobil) dan sepeda motor. Bekerjasama atau bermitra dengan pihak ketiga, yaitu Astra Honda Motor (AHM), yang telah memasuki tahun keempat, sementara dengan Daihatsu baru memasuki tahun kedua.
"Kami bekerjasama dengan Daihatsu dan AHM, tahun 2019 ini telah memasuki tahun keempat. Dalam program ini, kami banyak mendapatkan keuntungan, salah satunya siswa kami mudah mendapatkan pekerjaan, tanpa melalui tes," ujarnya.
Program ini dibimbing oleh 6 orang guru, dan 2 orang tenaga teknisi profesional dari AHM. Selain tenaga ahli, pihak ketiga juga memberikan beberapa fasilitas, seperti pelatihan kepada guru, peralatan praktik siswa (alat perbengkelan), modul pembelajaran.
Keuntungan lainnya, siswa jurusan otomotif di sekolah ini, juga diikutkan dalam ajang Skil Contes tingkat nasional, yang diikuti oleh seluruh siswa jurusan sama se-Indonesia. Dalam kontes tersebut, sekolah ini masuk dalam 10 besar raihan prestasi.
Siswa peminat untuk kelas otomotif kendaraan ringan dan sepeda motor cukup, saat ini siswa peminatnya berjumlah 5 dari 12 kelas. Peminat kedua, yaitu jurusan Multi Media dan teknik informatika, yaitu sebanyak 4 kelas. Untuk peminat ketiga, yaitu jurusan teknik pengelasan sebanyak 2 kelas, dan 1 kelas jurusan pemasaran. (*)
Dikatakan Kepala SMKN 1 Seputihagung, Drs. Edi Christanto, M.Pd., program ini adalah sebuah Pola Pembelajaran dengan management Industri. Para siswa dikenalkan dengan sistem managerial industri, seperti layaknya pada dunia industri sebenarnya.
"Tujuannya untuk mengenalkan kepada para siswa, tentang gambaran dunia usaha yang sebenarnya. Sehingga pada saat memasuki dunia usaha sebenarnya, maka mereka sudah faham," jelas Edi, Jum'at (9/8/2019).
Pada lokasi Teaching Faktory, telah disetting sedemikian rupa, mirip dengan perusahaan sebenarnya, lengkap dengan berbagai peralatan yang dibutuhkan. Termasuk juga penempatan tenaga kerjanya, mulai dari kepala operasional (manager), karyawan pemasaran dan pekerja.
Ditambahkan Edi Christanto, program Teaching Faktory ini, khusus untuk siswa jurusan Otomotif Kendaraan Ringan (mobil) dan sepeda motor. Bekerjasama atau bermitra dengan pihak ketiga, yaitu Astra Honda Motor (AHM), yang telah memasuki tahun keempat, sementara dengan Daihatsu baru memasuki tahun kedua.
"Kami bekerjasama dengan Daihatsu dan AHM, tahun 2019 ini telah memasuki tahun keempat. Dalam program ini, kami banyak mendapatkan keuntungan, salah satunya siswa kami mudah mendapatkan pekerjaan, tanpa melalui tes," ujarnya.
Program ini dibimbing oleh 6 orang guru, dan 2 orang tenaga teknisi profesional dari AHM. Selain tenaga ahli, pihak ketiga juga memberikan beberapa fasilitas, seperti pelatihan kepada guru, peralatan praktik siswa (alat perbengkelan), modul pembelajaran.
Keuntungan lainnya, siswa jurusan otomotif di sekolah ini, juga diikutkan dalam ajang Skil Contes tingkat nasional, yang diikuti oleh seluruh siswa jurusan sama se-Indonesia. Dalam kontes tersebut, sekolah ini masuk dalam 10 besar raihan prestasi.
Siswa peminat untuk kelas otomotif kendaraan ringan dan sepeda motor cukup, saat ini siswa peminatnya berjumlah 5 dari 12 kelas. Peminat kedua, yaitu jurusan Multi Media dan teknik informatika, yaitu sebanyak 4 kelas. Untuk peminat ketiga, yaitu jurusan teknik pengelasan sebanyak 2 kelas, dan 1 kelas jurusan pemasaran. (*)
