ads

13 Agustus 2019

Siswa SMAN 1 Gunungsugih Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Siswa SMAN 1 Gunungsugih Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba
Lampung Tengah,Lintastotabuan.com - Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Lampung Tengah (Lamteng), mengadakan penyuluhan bahaya Narkotika dan Obat-obatan Terlarang (Narkoba) dikalangan Pelajar SMAN 1 Gunungsugih, Lamteng, Selasa (13/8/2019).

Kegiatan ini berlangsung di ruangan Laboratorium SMAN 1 Gunungsugih, yang diikuti sebanyak 125, diantaranya 25 siswa anggota OSIS dan 100 siswa umum dari Kelas X dan Xl.

Acara dibuka oleh Bupati Lamteng, yang diwakili staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Syahriza, SH.,MM., hadir juga Pelaksanaan Harian BNK, Barmawi, S. Sos., MM., Dinas Kesehatan Lamteng, dan Drs. Rusli, mewakilan Kepala SMAN 1 Gunungsugih.

Dalam sambutannya, Syahriza menyampaikan pesan bupati, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamteng mendukung penuh upaya BNK, untuk menghindarkan remaja dan pelajar agar tidak terjebak dalam penyalahgunaan narkoba.

"Pemerintah daerah berencana, akan membangun gedung unit panti rehabilitasi, yang dikhususkan bagi pemakai narkoba. Kita berharap para pemakai yang terlanjur terjebak narkoba, diarahkan untuk berhenti," harapnya.

Sementara Ketua Pelaksana Harian BNK, Barmawi, S. Sos., MM. mengatakan, BNK secara rutin melaksanakan penyuluhan tentang bahaya narkoba, khususnya bagi remaja dan pelajar. Pihak BNK sifatnya hanya memberikan penyuluhan dan pemahaman tentang bahaya narkoba, dan bukan penindakan.

"Kami dari BNK, sifatnya hanya memberikan penyuluhan tentang penyalahgunaan bahaya Narkoba, khususnya dikalangan remaja dan pelajar," jelas Barmawi.

Wakil Kepala (Waka) Bidang Humas SMAN 1 Gunungsugih, Drs.Rusli  mengatakan, Sosialisasi penyuluhan bahaya Narkoba dikalangan pelajar, tujuannya mencegah agar siswa tahu tentang bahaya narkoba.

khaususnya pelajar dapat menghindari penyalahgunaan, karena dampak yang dimbulkan narkoba mengancam masa depan generasi. Ia juga berharap kepada orang tua siswa, agar selalu memantau pergaulan anak-anaknya, terutama saat mereka di rumah dan diluar jam sekolah.

"Pengawasan orang tua mutlak sangat diperlukan, agar anak-anaknya diperhatikan dan diawasi dengan ketat. Mulai dari kemana si-anak bermain, dengan siapa dia bergaul dan seperti apa pergaulannya sehari-hari," harapnya.

Ditambahkan Rusli, pada kegiatan penyuluhan tahun lalu dilakukan tes urin, khusus bagi siswa kelas X, namun pada tahun ini hanya dilakukan penyuluhan, tanpa dilakukan pemeriksaan tes urin atau yang lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu Selasa dan Rabu (13-14/8/2019).

Hadir juga pada acara tersebut,

Bagian Penindakan dan Pencegahan BNK, Bustami HR., S. Sos., MM., Sat. Narkoba Polres Lamteng, dan Dinas Kesehatan Lamteng.
(Rahman )