ads

25 Agustus 2019

Jembatan Pagurawan Tak Kunjung Dibenahi GERAMM : Diduga Pemkab dan Dewan Mandul

Jembatan Pagurawan Tak Kunjung Dibenahi  GERAMM :  Diduga Pemkab dan Dewan Mandul
BATU BARA, LintasTotabuan.com  l

Jembatan Yang roboh akibat dimakan usia persis di depan Kantor Camat Medang Deras di Kelurahan Pangkalan Dodek tak kunjung dibenahi setelah enam bulan mengalami kerusakan, padahal jembatan tersebut menghubungkan antara Kabupaten Batu Bara dengan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergei).

Dimana, Jembatan darurat yang telah dibuat dengan batang kelapa oleh Pemerintahan Kabupaten dan Kecamatan kini hampir menelan Korban, satu unit mobil angkutan umum (CV Tambun) terperosot kedalam lubang diantara batang pohon kelapa yang membuat mobil tambun hampir terguling kedalam sungai, Sabtu (24/08/19).

Cerita Arwan Syahputra seorang Mahasiswa di Banda Aceh dan juga sebagai pendiri Gerakan Mahasiswa Medang Deras (GERAMM) melalui pesan singkatnya, Akibat dari kejadian itu, Masyarakat Medang Deras merasa kecewa dan mengerutu serta menjadi buah bibirnya warga atas jembatan yang tidak kunjung diperbaiki.

"Sudah 6 bulan(04/02/19) mengalami kerusakan tapi Belum juga ada niat baik untuk dibangun kembali" ungkap Arwan, sekira Pukul 21.36 Wib

Arwan mengatakan sangat disayangkan padahal posisi Jembatan persis depan kantor camat, " Malu sekali kita, Kantornya Megah, tapi jembatan hancur hampir tidak bisa dilalui " katanya.

Akibat dari rusaknya jembatan bahkan hampir hancur membuat akses serta perputaran ekonomi masyarakat menjadi terhambat bukan hanya itu sahaja bagi siswa/i Sekolah pun kesulitan untuk melalui jembatan tersebut.

Menurut Arwan, Bingung terkait status jembatan Pagurawan yang Ambruk, Pasalnya setiap kali ditanya baik itu pihak Kecamatan maupun oknum anggota DPRD Batu Bara mengatakan jembatan dan ruas jalan Gawenya(punya) Provinsi Sumatera Utara.

" Ya....kalau itu Proyek Provinsi, Jelaskan pada rakyat, Buat Identitasnya,( Jembatan dan ruas jalan Ranahnya provinsi), dimana masyarakat Bertanya sudah sejauh mana pengupayaan akan jembatan itu, Sudahlah di Ajukan....? " tanya Arwan.

Gerakan Mahasiswa Medang Deras (GERAMM) menduga Pemerintahan Kabupaten dan DPRD Batu Bara Mandul dalam menangani jembatan yang Ambruk beberapa bulan yang lalu yang sampai saat ini belum juga diperbaiki,

" Jangan diam seolah tidak ada kejadian, ambil kebijakan dan tindakan, jangan sampai masyarakat menunggu yang tidak pasti akan pembangunan jembatan kembali" tandasnya Arwan.

Sementara itu, Salah seorang  Anggota DPRD Batu Bara Sarianto Damanik SE Ketika ditanyai terkait Jembatan yang Ambruk mengatakan telah diajukan pada Dinas PUPR Batu Bara termasuk jembatan Darurat.

"Sudah kita minta langsung kesekretaris PUPR Batu Bara untuk memperbaiki jembatan Darurat, Kalau jembatan nyo tahun 2020 dianggarkan di Provinsi" Ungkap Sarianto Damanik, S.E  Yang juga merupakan politisi Partai PKPI ditirukan Arwan.
(5VF)