LintasTotabuan.com, Lampung Barat - Reog Ponorogo merupakan salah satu kebudayaan taka sing lagi di seantero Republik Indonesia dan merupakan salah satu warisan para pendahulu bangsa.
Menurut Peratin Sumber Agung Joko Purnomo, Kesenian Reog Ponorogo memiliki makna yang tak sekedar elok untuk disaksikan namun, juga untuk mempersatukan masyarakat luas, mempererat persatuan bangsa dan mempersempit perselisihan antar Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA).
“Reog Ponorogo merupakan warisan para leluhur bangsa yang harus dilestarikan agar generasi selanjutnya mengetahui tentang budaya lndonesia yang mendunia, hingga tak lekang oleh waktu dan termakan oleh modernisasi,” Kata Joko.
Dengan antusiasnya seluruh warga Pekon Sumber Agung Kecamatan Suoh bersama Aparatur Pekon, bahu membahu untuk membumikan budaya Reog Ponorogo dengan tekad yang kuat, dan dengan bangga membudayakan kesenian tersebut yang kali kedua dilaksanakan di Pekon itu Senin (10/6/19)
Seni Reog Ponorogo yang diprakarsai oleh Peratin Sumber Agung Joko Purnomo, akan diarak dari Pemangku Karang Sari, Sinar Sari, Sumber Agung I, istirahat di Pemangku Bumi Agung dan dilanjutkan ke Pemangku Rowo Agung dan Pemangku Sumber Agung II sehingga dienam pemangku tersebut, terlewati dan puncak acara yang berlokasi dilapangan Sumber Agung dilaksanakan hingga malam hari.
“Acara ini diselenggarakan selain membumikan kembali salah satu kebudayaan rakyat Indonesia, juga dalam rangka memeriahkan pelaksanaan halal bil halal Idulfitri 1440 H,” ujar Joko Purnomo.
( Meri )
