ads

22 Maret 2019

Bupati Zahir Buka MTQ Dan Festival Nasyid Ke-12 Tingkat Kabupaten Batu Bara

Bupati Zahir Buka MTQ Dan Festival Nasyid Ke-12 Tingkat Kabupaten Batu Bara

BATU BARA, LintasTotabuan.com  l

Bupati Batubara Bapak Ir.H Zahir,M.AP secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan Festival Nasyid ke 12 tingkat Kabupaten Batu Bara, Rabu (20/3/2019) di lapangan Bola Kaki Desa Pakam Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara.

Sebelum acara itu dibuka, diawali dengan pawai ta'aruf dimana pesertanya dilepas oleh Sekda H.Sakti Alam Siregar,SH didampingi para Asisten dan Camat se kabupaten Batubara. Hadir dalam acara itu, Kapolres Batubara, Wakapolres Batubara, Forkopimda, para pimpinan OPD, tokoh agama, pemuda dan masyarakat serta undangan lainnya. 

Bupati Batu Bara Ir Zahir MAP dalam pidato nya menyampaikan, fenomena yang berkembang saat ini dapat kita lihat dan rasakan bahwa munculnya berbagai tantangan dan hambatan seiring pesatnya kemajuan teknologi dan arus informasi global. Dimana fenomena ini ditandai dengan dampak negatif terutama di sebahagian besar generasi muda cenderung mengabaikan aturan dan tatanan norma norma yang ada. 

"untuk menghindari nya Alquran merupakan bahan referensi utama dalam berfikir dan bertindak serta mari kita jadikan kitap suci Alquran sebagai benteng untuk mengendalikan hawa nafsu dan membentuk masyarakat kita menjadi insan insan yang berbudi luhur beriman dan bertakwa". ungkap Zahir, sembari mengapresiasi penuh atas terlaksananya acara MTQ dan Festival Nasyid tersebut berjalan dengan baik. 

Disampaikan Bupati, Alqur'anulkarim sebagai wahyu Allah mampu memberikan daya dorong yang kuat untuk menjadikan kita agar senantiasa bersikap positif konstruktif dan terhindar dari hal hal negatif. 

"tidak hanya dengan membacanya saja tetapi harus dibarengi memahami dan mempedomani isi kandungan Alquran itu sendiri, sedangkan festival Nasyid seni Qasidah sebagai hasil dari kreasi estetika manusia agar tetap eksis dikenal dan di cintai oleh masyarakat". ungkapnya 

Nilai nilai estetika dan seni budaya, ditambahkan Zahir, juga dapat dijadikan sebagai media dakwah islam serta pembawa pesan pesan moral dan pembangunan ditengah tengah masyarakat Batubara khususnya masyarakat Sumatera Utara dan masyarakat Indonesia yang kita cintai ini. 

"dengan meningkatkan gairah membaca Alquran tentu akan mendatangkan budaya sebagai kemajuan yang mampu memotivasi tinggi terhadap keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, begitu mulia hakikat tujuan pelaksanaan MTQ dan festival Nasyid yang kita laksanakan hari ini, mari kita jadikan momentum ini untuk membentuk masyarakat yang berbudi luhur dan berhati mulia". harapnya (ltc)