BATU BARA, LintasTotabuan.com l
Wakil Bupati (Wabup) Batu Bara Oky Iqbal Frima SE mengatakan, para petani di daerah khususnya di Batubara diminta bukan hanya mampu menghasilkan produk pertanian untuk dikomsumsi saja, namun harus mampu mengolahnya menjadi produk bernilai ekonomis lainnya.
Untuk itu petani dinilai perlu mengubah paradigma agar produk pertanian yang dihasilkan bisa dijadikan ladang untuk berbisnis atau agrobisnis yang pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan perekonomian keluarga.
Petani juga harus mandiri dan pintar, apalagi pemerintah daerah terus mendorong para petani untuk agrobisnis, yang artinya produk pertanian yang dihasilkan harus bisa di olah menjadi aneka produk.
“Misalnya buah-buahan yang selama ini hanya dijual dengan bentuk buah, dapat diolah menjadi manisan yang tentunya nilai ekonomisnya menjadi lebih tinggi. Jangan beranggapan petani hanya untuk makan sendiri. Hasil pertaniannya harus bisa diolah lagi,” Kata Oky Iqbal Frima SE, Selasa (26/2/2019) di Limapuluh
Untuk itu, kata dia, petani harus memiliki kreativitas dalam memanfaatkan produk pertanian yang ada agar mempunyai nilai jual di pasaran. Terlebih lagi di era digitalisasi, dunia maya telah menjadi pasar yang sangat empuk untuk memperluas pemasaran hasil pertanian.
Pemerintah kabupaten Batubara meminta agar para petani di Batu Bara lebih kreatif memanfaatkan hasil pertaniannya sehingga memiliki nilai jual yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga.
“Saat ini pasar bisa diakses lewat internet. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk melek teknologi, memahami pasar, serta menguatkan kelembagaan hingga ke tingkat desa,”. Beber Oky.
Untuk itu, lanjut Oky, bisa mempermudah petani untuk menyalurkan hasil produksi mereka dan memotong mata rantai penjualan yang terlalu panjang.
“Kami menginginkan ada kerja nyata, bahwa petani ke depan bisa memberdayakan petani secara kontinyu dan berkesinambungan,dengan begitu pendapatan petani akan berlipat ganda, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan petani itu sendiri". pungkasnya (ltc)
