ads

22 Februari 2019

Kolaborasi Polres Dan Pemkab Batubara Gelar Tabligh Akbar Hadirkan Ustadz Maulana

Kolaborasi Polres Dan Pemkab Batubara Gelar Tabligh Akbar Hadirkan Ustadz Maulana
Bupati Ir.H. Zahir.MAP dan Kapolres Batubara, AKBP R Simatupang.SH.M.Hum saat memberikan songket melayu kepada Ustadz Maulana (fhoto/dok.ist)


BATU BARA,  LintasTotabuan.com  l

Kerjasama yang sangat baik antara Polres dengan Pemkab Batubara yang sudah tercipta semenjak H. Ir. Zahir, MAP menjabat Bupati Batubara. Kolaborasi paling anyar adalah menghadirkan Ustadz kondang Maulana pada tabligh akbar yang diselenggarakan di lapangan bola kaki Kelurahan Lima Puluh Kota Kec. Lima Puluh Kab. Batubara Sumut, Jumat (22/02/2019) petang.

Ribuan jemaah yang sudah menunggu kedatangan Ustadz Maulana yang didominasi ibu-ibu dan remaja perempuan berteriak histeris begitu melihat ustadz kesayangan mereka tiba-tiba muncul dari dalam  mobil yang membawanya ke arena tabligh Akbar.

Uniknya, pagelaran Akbar tersebut diketuai Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang, SH. M.Hum yang notabene beragama Kristen Protestan. Ini mencerminkan tingginya tingkat kerukunan umat beragama di bumi bertuah Batubara.

AKBP R Simatupang.SH.M.Hum pada sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua lapisan masyarakat yang telah mendukung Tabligh Akbar 2019 ini dapat berjalan lancar dan aman. Kapolres juga mengajak jamaah untuk mengikuti tausiyah yang disampaikan Ustadz Maulana. Tabligh akbar menghadirkan Ustadz Maulana ke Kabupaten Batubara untuk menciptakan kondisi tertib dan aman.

Bupati Batubara H. Ir. Zahir, MAP mengatakan tabligh akbar Ustadz Maulana murni untuk menciptakan kindisi dingin, tertib dan aman ditengah-tengah masyarakat. "Tidak ada unsur politisasi pada acara ini. Ini murni menciptakan keamanan dan kesejukan, sehingga pada Pemilu mendatang tidak lagi menyebar berita hoax.

Pada tausiahnya Ustadz Maulana  meminta jamaah memperbanyak membaca surah Yasin dan mengucapkan astagfirullahalazim.  Jangan sombong kepada siapapun karena kita kelak akan mati.

"Dengan demikian hati kita akan tenang dan damai," ujar Ustadz.

Pantauan Wartawan, Meski cuaca sangat panas menyengat namun ribuan  jamaah yang tidak tertampung dibawah tenda tetap antusias dan tekun mengikuti acara yang diawali pembacaan ayat suci Al Quran. (ltc)