ads

27 Februari 2019

Bupati Zahir Saksikan Pelantikan DPD PNTI Batu Bara, Azwar Hamid : Kami Hadir Dan Siap Bersinergi Bersama Pemerintah

Bupati Zahir Saksikan Pelantikan DPD PNTI Batu Bara, Azwar Hamid : Kami Hadir Dan Siap Bersinergi Bersama Pemerintah
Bupati Batubara Ir Zahir MAP (kanan) bersalaman dengan Ketua Umum DPD PNTI Batu Bara, Ir Azwar Hamid M.Sc (fhoto/dok.ltc)

BATU BARA, LintasTotabuan.com  l

Bupati Batubara Ir. H. Zahir. MAP hadir menyaksikan sekaligus memberikan arahan dan bimbingan yang sangat berarti pada acara pelantikan / pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia Kabupaten Batubara (DPD PNTI Batu Bara) periode 2019-2023, Senin (25/02/2019) di KUD Dusun Pengajian Desa Lalang Kecamatan Medang Deras kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Batubara Ir Zahir M.AP memberikan santunan beras kepada fakir miskin dan kaum dhuafa.

Ketua Umum DPD PNTI Batu Bara, Ir Azwar Hamid MSc di dampingi Sekretaris Jenderal Hotma Roha Sirait kepada Wartawan mengatakan, PNTI hadir bersinergi dan siap bekerjasama pemerintahan dalam melakukan proses percepatan pembangunan di wilayah pesisir Batubara khususnya upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan tradisional yang notabene miskin.   

"PNTI Batu Bara hadir sebagai wadah pemersatu masyarakat nelayan tradisional Indonesia yang masih terpencar disepanjang garis pantai Batu Bara, dengan tujuan mewujudkan masyarakat nelayan tradisional yang sehat, cerdas, mandiri, kreatif, inovatif yang peduli pada lingkungan khususnya pada ekosistem laut dan ikutannya". Ungkap Azwar Hamid MSc.

Azwar Hamid yang juga mantan Kadis kelautan dan perikanan Batubara itu menyampaikan, Laut merupakan masa depan anak cucu bangsa Indonesia. Batu Bara merupakan kabupaten yang potensial dan strategis, Batu Bara berbatasan langsung dengan akses pasar internasional Malaysia dan Singapura. 

"Potensi Batu Bara pada sektor kelautan belum dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan proses percepatan pembangunan Batubara secara menyeluruh, bahkan terkesan sebaliknya merupakan sumber konflik yang terjadi berkepanjangan, hingga menelan korban jiwa, harta, waktu dan tenaga yang seharusnya tidak perlu terjadi bila ada keberpihakan yang berkeadilan, berorientasi pada lingkungan yang berkelanjutan. Hal ini antara lain disebabkan lemahnya SDM Perikanan Kelautan indonesia secara menyeluruh". Beber Azwar Hamid

Ditambahkan nya lagi, Batu Bara dapat disebut sebagai kabupaten Pesisir, karena 70% wilayahnya berapiliasi pada sektor kelautan dan perikanan tangkap. Karakteristik Kondisi wilayah perairan pesisir pantai Batu Bara sangat berbeda dengan wilayah perairan pesisir pantai kabupaten Kota lainnya.

Issu strategis yang muncul antara lain, punahnya hutan mangrove untuk berbagai kepentingan, terumbu karang yang rusak total sebagai ulah dan meraja lelanya penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan, (menimbulkan konflik), rusaknya bibir pantai (Abrasi) dipercepat dengan topografi yang rendah (0 sd 8m dpl) yang berpotensi banjir utamanya pada musim penghujan dan pasang perbani. Saat terjadi pasang, air laut membawa sampah, saat surut neninggalkan sampah. Tak jarang pesisir pantai Batu Bara disebut wilayah yang kumuh, craudite  yg berpotensi banjir dan mudahnya berkembang berbagai penyakit.


"hasil tangkap ikan nelayan di Batubara terus menurun dari tahun ketahun yang berdampak negatif terhadap ekonomi sosial masyarakat nelayan tradisional pesisir Batubara,untuk itu perlu perhatian semua pihak, eksekutif, legislatif maupun yudikatif. tutup Azwar Hamid sembari mengepalkan tangannya dan mengatakan yel "bersama kita bisa" (ltc)