Batu Bara, LintasTotabuan.com I
Dunia pendidikan pada saat sekarang ini terkesan sedang dimanjakan, terlihat dengan adanya kucuran Dana Alokasi Khusus(DAK) tahun 2018 untuk proyek Rehabilitasi Sedang Berat Ruang Kelas (3 Ruang).
Hal tersebut tentunya untuk lebih meningkatkan mutu dan kualitas para anak didik generasi bangsa juga untuk lebih menciptakan kondisi Kegiatan Belajar Mengajar(KBM) yang nyaman dan aman, begitu juga halnya dengan beberapa Sekolah Dasar di Kabupaten Batu Bara khususnya di Kecamatan Medang Deras, namun sangat disayangkan diduga pengawasan dalam pengerjaan proyek Pembangunan yang bersumber DAK di Bidang Pendidikan itu lemah.
Hal tersebut diutarakan oleh Pengamat Pemantauan terhadap Proyek-proyek Pemerintah Muhammad Yusuf, Dia menduga, Minimnya pengawasan yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara mengakibatkan sejumlah proyek sekolah Rehabilitasi Sedang Berat (3 Ruang), diduga “ Pemborong atau pelaksana leluasa Berbuat Curang”. tuturnya. Selasa (22/01/18).
Menurut Dari data yang dihimpun oleh salah satu LSM mengatakan masalah yang muncul didominasi dengan pekerjaan yang diduga tidak sesuai dengan petunjuk teknis yang mengacu pada Permendikbud Nomor.8 tahun 2018 tentang Petunjuk Operasional Dana Alokasi Khusus Fisik, hal itu terlihat disalah satu SD di Kecamatan Medang Deras.
Dari hasil pantau dilapangan pengerjaan Rehabilitasi Sedang Berat (3 Ruang) untuk SD diduga tidak sesuai dengan RAB(Rekapitulasi Anggaran Biaya). Pasalnya kepala sekolah enggan untuk berkomentar tentang juknis yang telah ditentukan sebagai pedoman dalam pelaksanaan sesuai dengan RAB.
Kepala Sekolah Durian serta Pematang Nibung ketika dijumpai oleh wartawan guna untuk dikonfirmasi terkait pengerjaan proyek enggan untuk bicara.
Hal yang sama juga terjadi, Ketika Wartawan Nelpon atau Melalui SMS kepada Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara Riswandi enggan untuk memberikan jawaban terkait pembangunan DAK 2018, padahal selaku Satuan Kerja(Satker) Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara.
Sementara itu, Jamik Konsultan No.Hp 08536399**** ketika ditelpon maupun melalui via SMS, tak kunjung menjawab serta membalas.
(ltc)
