ads

28 Desember 2018

Sertijab Bupati Batu Bara Berbagai Harapan Dialamatkan

Sertijab Bupati Batu Bara Berbagai Harapan Dialamatkan


Batu Bara, LintasTotabuan.com - Antusiasisme warga terlihat saat menghadiri sertijab Bupati Batu Bara Ir Zahir MA.P dan Oky Iqbal Frima SE yang dihadiri seluruh OPD, Camat, Kades/Lurah dan organisasi kemasyarakatan serta tokoh masyarakat Batu Bara.

Berbagai harapan dialamatkan kepada duet Zahir-Oky yang akan memimpin Kabupaten Batu Bara lima tahun kedepan.

Setelah dilantik Gubsu atas nama Mendagri sehari sebelumnya di aula Raja Inal Siregar di Medan,  pada sidang paripurna DPRD Batu Bara dengan agenda serahterima jabatan (sertijab) dan penyampaian visi misi, kamis (03/01/19)  di ruang paripurna Dewan di Lima Puluh.

Sesuai dengan SK Mendagri No. 131.12.8327 tanggal 25 Oktober 2018, Ir. Zahir, MAP dan Oky Iqbal Frima, SE secara resmi telah dilantik Gubernur Provinsi Sumut sebagai Bupati dan Wakil Bupati Batubara Periode 2018 - 2023, Pada 27 Desember 2018.

Salah satu harapan yang disuarakan warga adalah masalah penggunaan Dana Desa (DD) yang ditenggarai memiliki segudang masalah.

Dimana, Warga mendesak Zahir secepatnya menelusuri penyaluran DD sehingga uang rakyat tersebut dapat dipergunakan sesuai dengan  kebutuhan real ditengah-tengah masyarakat.

Zahir  juga diminta memperkuat instansi yang melakukan pengawasan DD tersebut seperti Inspektorat Batu Bara yang dinilai masyarakat tidak 'bertaring' memberantas dugaan korupsi di desa.

Sebagai contoh disebutkan pada OTT yang dilakukan Polres Batu Bara baru-baru ini yang menjerat satu Kades dan tiga oknum pejabat Inspektorat.

" Itu membuktikan Inspektorat tidak mampu mengamankan DD agar tepat sasaran. Malah orang Inspektorat yang tertangkap tangan melakukan kolusi", celutuk Kamaluddin mantan Kades disalah satu desa di Kecamatan Lima Puluh.

Disambungnya, Terkait keberadaan RSUD Batu Bara  di Kuala Gunung Kec. Lima Puluh warga menilai fasilitas pendukung sudah mulai memadai. Namun warga mengesalkan mutu pelayanan di RS milik Pemkab tersebut masih jauh dari harapan.

Hal tersebut ditenggarai akibat SDM dan disiplin pengelola RSUD yang masih belum prima. Selain itu  personil medis dan para medis yang masih minim ditenggarai menjadi salah satu penyebab pelayanan yang kurang memuaskan.
(5VF)