ads

13 November 2018

  • Follow us

Ratusan Guru PAI Ikuti Seminar Nasional

Ratusan Guru PAI Ikuti  Seminar Nasional


LintasTotabuan.com BANTEN - Ratusan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang datang dari beberapa sekolah di Banten memadati ruang aula utama lantai 3 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, untuk mengikuti acara Seminar Nasional Motivasi “Menjadi Guru yang Sukses, Berkah dan Bahagia” yang diadakan oleh Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN SMH Banten, pada Selasa (6/11/2018).

Ketua Jurusan PAI UIN SMH Banten Drs. H. Saefudin Zuhri, M.Pd. menyatakan pentingnya penyelenggaraan acara ini untuk memotivasi para guru PAI dalam menjalankan tugasnya di sekolah.

Menurutnya, semangat dan motivasi para guru harus terus dijaga agar kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak terganggu.
"Pada masa sekarang, tugas guru semakin beragam tidak hanya menangani masalah akademis tapi juga banyak menangani masalah administratif, sehingga guru membutuhkan semangat dan motivasi yang luar biasa agar KBM tidak terganggu karena lelah dan motivasi yang sudah menurun,” ujar Saefuddin Zuhri 
Saifuddin  menambahkan, sebagai guru dan calon guru hendaknya memiliki pengetahuan tentang kompetensi apa saja yang harus dimiliki secara individu agar bisa menjadi guru yang professional. Guru hendaknya memiliki daya tarik yang dapat memikat anak didiknya, mampu memahami kemampuan setiap anak didiknya dan memotivasi anak didiknya untuk berprestasi.  

“Seorang guru yang berkarakter mampu mengantarkan anak didiknya ke gerbang prestasi. Mampu mencetak anak-anak Indonesia yang berkualitas dan berguna bagi nusa dan bangsa. Dengan cerdasnya anak bangsa, Indonesia pun akan maju. Generasi penerus bangsa yang cerdas akan menjadi jembatan kemajuan bangsa Indonesia. Generasi penerus bangsa yang cerdas mencerminkan pribadi bangsa dan mengangkat derajat serta martabat bangsa di mata dunia.” harap Syaefuddin Zuhri.
Acara yang berlangsung sehari itu,  menghadirkan Setiyo Iswoyo, trainer dari Lembaga Training dan Konsultan Pendidikan Millenial 21st Century.
Dalam pemaparannya, Setiyo Iswoyo membekali para peserta seminar agar bisa menjadi guru yang sukses, bahagia dan berkah. Diantaranya dengan menjadi guru yang visioner yang bisa merancang atau merencanakan masa depan secara jelas, spesifik dan tertulis. 
Seorang guru juga harus mempunyai pikiran yang terbuka, update terhadap perkembangan teknologi baru. Bahwa masa yang akan datang serba tidak menentu, rapuh dan kompleks, peserta didik perlu diberikan serangkaian keterampilan yang diyakini menjadi bekal bagi mereka untuk survive. Setiyo menyitir Surat An Nisaa’ ayat 9, yang artinya : 
“Dan hendaklah takut kepada ALLAH orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada ALLAH dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar”  

Dan pesan Sahabat Ali, RA, yang bisa menjadi bekal Orangtua dan Guru dalam mendidik anak-anak, “Didiklah anak-anakmu untuk suatu masa dimana masa itu berbeda dengan zamanmu saat ini” .

Acara tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan para mahasiswa menyuguhkan beberapa tarian dan lagu bernuansa religious.
Menurut Sekretaris Jurusan PAI UIN SMH Banten, Yahdinil Firda Nadhirah, SAg MSi para mahasiswa Jurusan PAI sengaja dilibatkan pada acara ini guna memberikan pengalaman mengadakan suatu acara yang bermanfaat buat para guru. 
“Para mahasiswa itu punya potensi dan semangat luar biasa, dengan melibatkan mereka pada kegiatan kampus, maka akan terbina hubungan yang baik antar civitas akademika di kampus.” ujar Yahdinil.

Salah seorang peserta Bundanaeji, M.M.Pd. yang mengajar di SMAN 15 Pandeglang mengungkapkan kegembiraannya diikutsertakan dalam acara ini.
"kegiatan ini sangat baik untuk para guru sehingga kita mengetahui proses pembelajaran yang kita lakukan selama ini sudah baik atau belum bagi pembentukan karakter dan akhlak karimah siswa. Saya berharap kegiatan kerjasama seperti ini terus dilakukam oleh pihak FTK UIN SMH Banten khususnya jurusan PAI," jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Laochiyah, guru PAI SMAN CMBBS, "kita senang diundang dan dilibatkan dalam kegiatan ini karena merefresh motivasi kita kembali agar bisa menjadi guru yang terbaik bagi siswa”, ujarnya.

Admin