ads

26 November 2018

Raker XII MUI Kota Tangerang, Lebih Kuatkan Ukhuwah Basyariah

Raker XII MUI Kota Tangerang, Lebih Kuatkan Ukhuwah Basyariah

LintasTotabuan.com KOTA TANGERANG, MUI Kota Tangeeang menggelar rapat kerja daerah yang diikuti sebanyak 160 Peserta yang terdiri dari 100 pengurus MUI Kota, 39 unsur ketua, sekretaris dan bendahara MUI kecamatan, serta perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan, Sabtu-Minggu (24-25/11), kemarin.

Dalam rapat tersebut, MUI Kota Tangerang membahas beberapa langkah strategis program kerja Komisi-komisi yakni, komisi pemberdayaan ekonomi syariah, komisi fatwa, komisi ukhuwah islamiyah dan hubungan antar lembaga ke-4, komisi dakwah dan pengembangan masyarakat, komisi pendidikan dan kaderisasi, Komisi pengkajian dan penelitian ketujuh komisi hukum dan perundang-undangan, Komisi Informatika dan komunikasi, komisi hubungan antar umat beragama, komisi perempuan remaja dan keluarga dan komisi pembinaan seni budaya Islam.

Ketua MUI Kota Tangerang H. Edi Junaedi  mengatakan bahwa 11  komisi yang ada  diharapkan dapat menjadikan MUI bisa menjadi jembatan dalam menunjukkan kecintaan terhadap kota Tangerang dengan bersatunya seluruh masyarakat kota Tangerang walaupun berbeda latar belakang.

"Kita harus kuatkan ukhuwah basyariyah di Kota Tangerang," tutup Ketua MUI.

Sementara itu Walikota Tangerang H. Arief R. Wismansyah saat membuka kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tersebut berharap melalui Rakerda ini bisa muncul ide dan gagasan baru dalam membantu pemkot mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam proses pembangunan kota.

"Saya tunggu hasil rapatnya, dan harus ada program baru yang dicanangkan dari MUI Kota Tangerang," pinta Arief dalam acara yang bertema 
"Revitalisasi dan Konsolidasi Organisasi Untuk Meningkatkan Kinerja MUI Dalam Melayani Umat".




Arief juga mengharapkan agar para ulama dapat menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dalam memberikan dakwah kepada masyarakat Kota Tangerang khususnya para generasi muda.

"Misalnya dakwah melalui media sosial seperti yang sekarang sedang tren," ujarnya.

"Enggak perlu terlalu lama tapi pesan dari dakwahnya bisa sampai ke orang - orang," sambungnya.

Walikota menambahkan agar para ulama bisa memanfaatkan masjid sebagai tempat yang bisa menjadi media dalam memberdayakan umat dan sebagai pusat peradaban.

"Contohnya Masjid Raya Al Azhom, sebagai masjid terbesar di Kota Tangerang harus mampu membantu masjid lain dan umat di sekitarnya," pungkasnya.

"Kasnya kan besar jadi bisa digunakan untuk bantu masjid sekitar yang dananya lebih sedikit," tegas Arief.

Ida