*SIDOARJO* - Kamis, (19/07). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo telah mencanangkan program “Zero Waste” dengan menggelar kompetisi di setiap kampung. Langkah ini dinilai cukup tepat menjadi solusi persoalan sampah yang pelik di setiap daerah. Setidaknya analisa Pemkab Sidoarjo rata-rata setiap orang menghasilkan sampah sekitar 0,5 kg per hari.
Diharapkan dengan telah diadakan pogram zero waste ini bisa menjadi role model bagi pengurangan sampah rumah tangga. Bahkan pihak dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) sudah menciptakan Kampung Edukasi Sampah guna menekan penumpukan sampah. Selain itu Pihak dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) akan mendorong setiap RW harus memiliki bank sampah. sehingga dapat menekan penumpukan sampah, sekaligus juga mendorong warga untuk lebih merespon dan peduli terhadap sampah.
Dengan populasi sekitar 2,2 juta jiwa, maka Sidoarjo menghasilkan sampah mencapai 1,1 juta ton setiap hari. Jumlah tersebut diasumsikan berdasarkan kajian dari Dinas LHK Sidoarjo di mana setiap orang menghasilkan 0,5 kg sampah per hari. Apabila di setiap RW terdapat bank sampah, upaya menekan sampah hingga 80 persen bukan omong kosong. Sebab ujung tombak pembuangan sampah dari rumah tangga.
Diharapkan kegiatan sosialisasi sekaligus mengajak warga untuk lebih peduli sampah tetap terus dioptimalkan. Minimal warga akan diberi pengetahuan sampah organik dan non organik. Sebab dua jenis sampah rumah tangga ini sama-sama tidak memiliki kajian bisnis, kecuali meningkatkan aktivitas pemulung.
Oleh : Pujo (Mahasiswa Prodi Administrasi Publik FISIP Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)
