Batu Bara, LintasTotabuan.com - Pelaku pembacokan dihadiahi timah panas oleh Polsek Indrapura lantaran melakukan perlawanan terhadap polisi ketika akan melakukan penangkapan.
Kapolsek Indrapura AKP D.Habeahan yang didampingi Kanit Reskrim Ipda A. Sitorus mengatakan penangkapan tersangka bermula adanya kejadian pembacokan terhadap dua orang warga Simodong yaitu Nasrul Heri(33) Warga Dusun I Desa Simodong Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara pada Sabtu Malam (14/7) dan Tengku Azuardi Warga Jalan Bambu Runcing, Kelurahan Satria Padang Hilir Kota Tebing Tinggi pada Minggu Sore (15/7) di Dusun lll Desa Simodong
Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara.
Kronologis Pada saat itu, sekira pukul 20.30 Wib dimana Nasrul Heri (Korban) yang merupakan buruh bangunan sedang duduk bersama 2 orang temannya yakni Johir dan Decus Siregar disebuah warung di Kecamatan Sei Suka dengan tiba-tiba korban merasakan ada pukulan benda tajam di kepalanya dan Korban pun tersungkur sambil memegangi kepalanya yang terus mengucurkan darah segar.
Melihat kejadian tersebut kedua teman korban mencoba mengejar pelaku yang diketahui bernama Hobby Marito Nababan (27) Warga Dusun III Desa Simodong Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara. Namun pelaku dengan cepat menghilang dalam kegelapan malam. selanjutnya korbanpun dilarikan kedua temannya ke klinik terdekat dan usai mendapatkan pengobatan korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Indrapura.
Selang sehari kemudian, sambung Kapolsek, Korban yang bernama Tengku Azwardi (56) pedagang kain keliling sekira pukul 15.00 Wib sedang menjajakan dagangan kainnya dengan menggunakan sepeda motor, setibanya Tengku Azwardi(korban) didepan rumah Hobby Marito Nababan (pelaku), korban dipanggil seseorang dan berhenti. Asik meladeni calon pembeli nya korban tiba-tiba diserang pelaku yang saat itu membawa sejata tajam berupa parang. Tak sempat mengelak, parang pelaku pun mengoyak dipelipis hingga pipi korban.
Tak lama berselang korban melihat pelaku mencoba mengayunkan parang yang dipegangnya dan melihat gelagat tersebut korban pun mencoba merampas parang yang dipegang pelaku. Setelah sempat terjadi perebutan senjata tajam akhirnya korban berhasil mendorong dan berhasil menjatuhkan pelaku. Korban pun segera berlari menyelamatkan diri untuk kemudian mendapatkankan perawatan di klinik terdekat.
Setelah mendapat laporan Tim Reskrim Polsek Indrapura yang dipimpin Kanit Ipda A. Sitorus mendatangi ke TKP dan segera mencoba mengamankan pelaku yang saat itu kian beringas mengamuk sambil memegang senjata tajamnya.
“Saat itu Marito(pelaku) mencoba melawan petugas kepolisian ketika mau diamankan. Dianggap membahayakan keselamatan nyawa anggota, Maka tim Reskrim memberikan tembakan peringatan tetapi tidak Diindahkan, untuk itu, tim reskrim mengambil tindakan tegas dengan menembak pelaku pada bagian kaki. " pungkas Habeahan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, pelaku tersebut kerap membuat keresahan di daerah tempat kejadian perkara (TKP), bahkan warga yang sering melihat pelaku kadang mengamuk tanpa sebab.
“Seperti kurang waras gitu orangnya bang, ” kata salah satu warga di sekitar TKP
Hingga kini pelaku sedang menjalani perawatan di RS Bhayangkari Tebing Tinggi usai dirujuk dari Puskesmas Indrapura akibat dari luka tembak yang dialami pelaku dan dijaga ketat oleh personil polsek Indrapura. (MY)

