ads

19 Juli 2018

Kesbangpol Batu Bara Gelar Kegiatan Dasar Intelejen

Kesbangpol Batu Bara Gelar Kegiatan Dasar Intelejen

Batu Bara, LintasTotabuan.com - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Batu Bara menggelar kegiatan dasar intelijen, Kamis(19/7) diaula SMK Budhi Darma Indrapura Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara.

Kegiatan dasar dalam meningkatkan kemampuan Intelijen bagi masyarakat dengan tema "Meningkatkan Kemampuan Intelijen FKDM, FKUB, FPK" yang dibuka langsung oleh Bupati Batu Bara H.RM Harry Nugroho SE.

Bupati Batu Bara H.RM Harry Nugroho SE dalam sambutan nya mengharapkan para peserta agar dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam penanganan potensi konflik yang terjadi di masyarakat, serta mempunyai kemampuan dalam menganalisa gejala yang dapat muncul sewaktu-waktu serta membentuk informasi intelijen yang terjadi di lapangan.


Kepala Kantor(Kakan) Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Batu Bara Yafrizal menyampaikan dengan diadakan kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan SDM yang ada di dalam Komunitas intelijen, serta mendapatkan ilmu yang bermanfaat sebagai deteksi dini terhadap penanganan konflik di tengah masyarakat.

Bahwa dinamika politik, kesenjangan sosial, proses demokrasi yang berujung kepada stabilitas nasional yang harus dijaga merupakan objek dari intelijen tersebut.

"Semua kondisi itu perlu diantisipasi dini melalui keilmuan intelijen, sehingga bisa memiliki kemampuan deteksi dini" sampainya.

Hadir tiga Narasumber, Tongam Gustaf dari Kantor II Imigrasi Kelas II Tanjung Balai Asahan, Kodim 0208 Asahan Awang dan Polres Batu Bara Syahrial.

Tongam Gustaf dari Kantor II Imigrasi Kelas II Tanjung Balai Asahan sebagai Narasumber menyampaikan, Intelijen adalah pengetahuan, organisasi dan kegiatan yang terkait dengan perumusan kebijakan, strategi dan pengambilan keputusan berdasarkan analisis dari informasi dan fakta yang terkumpul melalui metode kerja untuk pendeteksian dan peringatan dini dalam rangka pencegahan, penangkalan dan penangulangan setiap ancaman terhadap kamanan.

"Para peserta kegiatan ini dapat berperan sebagai mediator dan mengumpulkan data-data akurat tentang kejadian di wilayah kerja Masing-masing, Informasi dan data yang akurat tersebut berfungsi sebagai deteksi dini yang akan dapat membantu tugas Pemerintah Daerah dalam pengambilan kebijakan yang diperlukan "ujarnya. (MY)