BATU BARA, LintasTotabuan.com - Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) Nurul Huda Titi Merah Desa Pematang Panjang Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara Peringati Isra' dan Mi'raj Sabtu malam. 05/05/2018.
Sebelum memasuki ceramah acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al qur'an yang dilantunkan oleh qori terbaik Desa tersebut di-tingkat Provinsi Sumatera Utara Humaidi S.Pdi.
Ketua BKM H Sulaiman Lc, MA dalam sambutan memberikan apresiasi kepada Panitia peringatan dan juga meminta kepada Masyarakat dapat memberikan masukan serta saran.
Selain itu beliau juga mengagendakan pemberian bantuan kepada anak anak yatim yang mana saat ini sangat memerlukan perhatian baik itu BKM, Pemerintahan Desa maupun Pemerintahan Kabupaten.
Sementara kata sambutan dari Kades Pematang Panjang Azhari SP berpesan kepada Pemuda/i yang sudah berumur 17 tahun untuk dapat melakukan perekaman el-KTP, karena pada Pemilukada mendatang KTP atau pun Surat Keterangan sarat utama dalam Pemilihan.
Selain itu beliau juga mengharapkan kepada seluruh warga supaya dapat meramaikan Mesjid Nurul Huda pada bulan suci Ramadhan dan dapat lebih meningkatkan rasa syukur dan keimanan kepada ALLAH.
Sebagai penceramah Ustadz Al Asari S.Ag M.Si menyampaikan tentang contoh kepemimpinan Nabi Muhammad Rasulullah Sholollahu'alaihiwasallam yang mana pada pertama kali saat berada pada suatu tempat adalah membangun mesjid, karena dari mesjidlah Rasulullah memberikan pencerahan kepada ummat nya saat itu.
Selain itu Rasulullah juga mempunyai sahabat abubakar As Siddiq yang benar benar mendukung kepemimpinan beliau dan juga mempunyai sahabat yang kuat dalam menjalankan jihad dijalan ALLAH SWT
Pengorbanan Abubakar As Siddiq seorang yang kaya raya namun untuk kepentingan dijalan ALLAH, harta yang dimiliki hingga ludes dan akhirnya miskin tanpa apa apa namun ALLAH membalas semua hartanya dengan istana yang megah disurga.
Itulah contoh salah seorang sahabat yang selalu membantu perjuangan Rasulullah saat suka maupun duka dan Rasulullah mempunyai tingkat kesabaran yang tinggi ketika dirinya dihina, dicaci dan juga dimaki namun disaat orang orang kafir menghina agama ALLAH maka Rasulullah tidak pernah diam dan inilah tauladan Rasulullah yang harus difahami ummat islam.
Selain itu Ustadz kondang Batu Bara itu berpesan agar ummat Islam bersatu dan jangan terpecah belah, beda pendapat itu rahmad dan bukan menjadikan kita berkotak kotak apalagi bermusuhan.
Hadir para Ustadz, alim ulama, Kades, Perangkat Desa, Kadus juga para jama'ah Mesjid Nurul Huda, dan malam itu BKM juga memberikan bantuan kepada beberapa anak yatim dan acara ditutup dengan pembacaan Do'a. (HS)

