ads

25 April 2018

Setiono : Targetkan Peningkatan Produksi Tani di Boltim

Setiono : Targetkan Peningkatan Produksi Tani di Boltim
Setiono, Kepala Dinas Pertanian Boltim
Setiono, Kepala Dinas Pertanian Boltim


LintasTotabuan.com, Boltim - Dinas Pertanian Kabupaten bolaang mongondow timur (Boltim), menargetkan peningkatan produksi dari hasil tani antara lain Padi, Jagung dan kedelai mulai tahun 2018.

Kepala Distan Boltim Setiono mengatakan, sebagai jawaban akan peningkatan tersebut pihaknya telah menyiapkan sejumlah bantuan kepada para petani di Kabupaten Boltim. Tahun ini, Distan Boltim akan mengucurkan ratusan ton benih Pajale guna dibagikan kepada petani.

“Tahun ini kita tergetkan benih padi ladang untuk 12 ribu hektare lahan kering, selanjutnya ada benih jagung untuk 12.500 hektare, serta 2000 hektare untuk kedelai,” ujar Setiono, pada Rabu (25/04/2018).

Setiono menjelaskan, ketersediaan benih tersebut sebagai langkah untuk mengantisipasi akan kekurangan benih yang dibutuhkan oleh petani di tahun 2018. Kata dia, benih itu untuk persiapan hingga pada masa tanam triwulan ketiga tahun 2018.

“Benih itu disiapkan untuk kebutuhan petani hingga bulan September nanti. Saat ini kita tengah melakukan survey lokasi petani yang siap melakukan masa penanaman,” tutur Setiono.

Diutarakannya, agar program ini dapat berjalan sesuai pencapaian target di tahun ini, pihaknya juga melakukan pelatihan kepada penyuluh yang ada serta tak tanggung-tanggung pelatihan juga melibatkan aparat pemerintahan desa agar ada pendampingan secara langsung kepada masyarakatnya.

“Harapannya supaya target yang hendak dicapai akan terlaksana, jadi semua pihak itu ikut dilibatkan,” terang Setiono.

Dia menambahkan, selain adanya pembagian bibit kepada petani, juga disiapkan pupuk atau herbisida yang nantinya akan dibagikan kepada petani produktif. Untuk pembangian pupuk nantinya disesuaikan dengan luas tanam yang tengah digarap oleh petani.

“Untuk pupuk, kita akan berikan dalam bentuk uang agar mereka dapat membeli susuai kebutuhannya masing-masing. Nantinya dalam pembelian jenis pupuk juga akan melibatkan penyuluh agar lebih terarah dalam pemanfaatannya,” pungkas Setiono. (RP/Red)