ads

28 April 2018

Disporasu Upaya Pencegahan Lost Generation dan Destruktif Bagi Pelajar dan Pemuda

Disporasu Upaya Pencegahan Lost Generation dan Destruktif Bagi Pelajar dan Pemuda

BATU BARA, LintasTotabuan.com - Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Sumatera Utara(Kadisporasu) H.Baharuddin Siagian SH MSi sebagai panitia pelaksana (Panpel) beserta unsur panitia melaksanakan kegiatan yang bertajuk "upaya pencegahan lost generation dan destruktif bagi pelajar dan pemuda", Sabtu, (28/4) diaula Sudjono Giatmo SMK Budhi Dharma

Kegiatan yang dibuka langsung Kadisporasu H.Baharuddin Siagian SH MSi dalam hal ini diwakili oleh Kabid Pemuda Disbudparpora Batu Bara Syafrizal Siregar SPd.MSi, yang diikiuti sebanyak 100 lebih peserta dan dihadiri, Polres Batu Bara, Disporasu, Disbudparpora Batu Bara, KNPI Batu Bara beserta PK KNPI, Mahasiswa serta undangan lainnya.

Kadisporasu H Baharuddin Siagian SH MSi melalui Syafrizal Siregar SPd.MSi, menyampaikan pemuda berperan aktif sebagai kekuatan moral, kontrol, kontrol sosial, dan agen perubahan dalam segala aspek pembangunan nasional," Pemuda adalah warga negara indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 tahun sampai 30 tahun sesuai Undang-Undang Nomor 40 tahun 2009". katanya

Syafrizal Siregar SPd.MSi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut yang bertajuk upaya pencegahan lost generation dan destruktif bagi pelajar dan pemuda supaya terwujudnya generasi muda yang tangguh terhindar dari pengaruh narkoba, HIV/AIDS, pornografi maupun seks bebas dari pengaruh negatif lainnya. 

Iptu Johanes Sinaga Kepala Biro Narkoba Polres Batu Bara menyampaikan hal yang sama bahwa narkoba dapat merusak dan membunuh secara spontan dalam kehidupan setiap orang. Untuk itu, mulai la dari sekarang agar dapat menjauhi yang namanya Narkoba.
" Narkoba Kalau dibiarkan begitu saja pastinya akan sangat dan terus membahayakan bagi generasi, mari sama-sama kita berantas" paparnya.

Diharapkannya, lewat kegiatan tersebut mampu menyelematkan generasi muda agar memiliki masa depan yang cerah yang mampu menjadi kebanggaan bagi keluarga, lingkungan, daerah, terutama untuk dirinya sendiri. (MY)