ads

06 Maret 2018

STROOM SPIRITUAL ABAH WALIULLAH KH.TUBAGUS MUHAMMAD FALAK, SYECH FADHIL AL JAELANI & SYECH AMIN AL JAELANI

STROOM SPIRITUAL ABAH WALIULLAH KH.TUBAGUS MUHAMMAD FALAK, SYECH FADHIL AL JAELANI & SYECH AMIN AL JAELANI

Alhamdulillah, di hari kedua saya "Mohammed Aziz Moslem / Sufi Dance Evolution-Bhakti Nusantara Spiritual Center" dan Tim masih masih ngendon di Pesantren Al Falak, Pagentongan, Bogor. Tadi malam ada Khaul Akbar Abah Waliullah Falak (yang makamnya ada dalam kompleks Pesantren, yang peziarah2nya mengalir terus bagai mata air pegunungan yang jernih dan bening).

Saya mengisi malam & waktunya dengan bincang2 lama dengan kyai2 anak-cucu Abah Waliullah Falak (pendiri Ponpes Al Falak & Mursyid Thariqah Qadiriah Wa Naqsyabandiyah). Juga, kami bisa bertafakkur lama2 di Makam Abah Waliullah Falak & berkhalwat lama dan tenang di kamar khusus (tempat dulu Abah Walillah Falak shalat, berzikir & berkhalwat). 

Alhamdulillah, Khaul Akbar semalam, dihadiri oleh waliullah "katon" (wali Allah yang masih hidup, masih fisik & masih wujud/lahiriah di muka bumi). Waliullah tsb adalah Syech Fadhil Al Jaelani "Domisili di Turki"dan Syech Amin Al Jaelani "Domisili di Libanon",Dua beliau tsb adalah anak-cucu Walillah Quthub Syech Abdul Qadir Al Jaelani RA. Dua beliau tadi malam ceramah dalam Khaul Akbar semalam hingga dinihari.

Syech Fadhil Al Jaelani adalah prototipe wali Allah yang juga  intelektualitasnya sangat tinggi. Sebab, beliau di samping cucu Wali Quthub Syech Abdul Qadir Jaelani, wali Allah dengan derajat/maqam spiritual tertinggi sepanjang masa, Syech Fadhil juga adalah seorang profesor doktor, suatu derajat tertinggi dalam dunia intelektual.

Syech Amin, atau lengkapnya Syech Muhammad Amin Al Hasani Al Jaelani, adalah adik Syech Fadhil Al Jaelani. Syech Amin merupakan tipologi wali Allah (yang masih dihidupkan Allah), dengan penampilan wajah yang teduh, tata-suara yang lembut, tenang, adem, pengasih, tawadhu, wara', zuhud dan sangat sejuk dekat2 beliau.

Alhamdulillah, Syech Fadhil tadi shalat Shubuh, beliau menjadi imam shalat Shubuh, setelah shalat Shubuh berjamaah, Syech Fadhil diiringi para jamaah shalat, menuju ke Makam Abah Waliullah Falak. Beliau memimpin tahlil di Makam Abah Falak. Voltage atau stroom Syech Fadhil Al Jaelani & Syech Amin, benar2 kuat, tinggi, menggetarkan siapapun  dan super-istimewa !. 

Ada yang *unik dan luar biasa, jika kita di Makam Abah Falak. Sebab, di Makam Abah Falak, terdapat ratusan bahkan ribuan botol aqua, yang rapi berjejer di depan Makam Abah Wali tsb. Para peziarah dengan full-haqqul yaqin, meletakkan air2 dalam botol tsb, dengan niat dsn tujuan bertabarruk pada ketinggian energi super (karomah) kewalian Abah Falak. 
Soal tabarruk tsb, jika didekati dengan aproach (pendekatan) spiritualitas tinggi, maka, konteksnya akan nyambung. Sebab, ilmu2 yang menelisik secara detail tentang tabarruk, akan kita dapatkan dalam kajian tasawuf, lathifah, cakra, kundalini, energi kuantum, energi chiraq, kuantum hipermetafisik, dll.

Namun, jika soal tabarruq hanya didekati dengan nafsu sok tahu/pintar, chethek (dangkal) analisa spiritualitas tinggi, mudah membid'ahkan atau men-syirikkan orang/pihak lain, dll, maka, bertabarruq (antara lain dengan meletakkan air2 di makam wali Allah), akan jadi bahan untuk mudah mencap tabarruq tsb sebagai perilaku bid'ah, syirik lan sakpiturute (dan lain2nya).

Jika tabarruq di Makam Abah Falak tsb adalah bid'ah atau syirik, mengapa juga Syech waliullah Fadhil dan Syech Waliullah Amin membiarkan (bahkan dua beliau terlihat senang), saat melihat ratusan botol aqua berjejer rapi di dekat Makam Abah Waliullah Falak ?.

Karena sangat banyaknya muslim/muslimah yang bid'ahkan, bahkan syirikkan soal air untuk tabarruq tsb, maka, kita  semuanya KECOLONGAN !!!.
Mengapa ?. Ya, karena Prof. Masaru Emoto, yang bukan muslim, malah disuruh Allah, agar meneliti air putih.  Mengapa air ternyata bisa mengobati berbagai penyakit ?. Mengapa air putih ternyata bisa marah, bisa sedih, bisa nelangsa, bisa bahagia, bahkan bisa mengamuk, dll ?. Wallaahu a'lam ?.