BOLTIM - Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Landjar SH, meresmikan Taman Pendidikan Alquran dan Masjid Darul Jannah Desa Tutuyan II, Kecamatan Tutuyan, Kamis (15/2).
Dalam sambutannya, Bupati mengatakan masjid bukanlah sekedar tempat Shalat, tetapi merupakan pusatnya kegiatan bagi umat Islam.
Lanjutnya, fungsi masjid tidak hanya berfokus pada tempat Shalat saja, akan tetapi pusatnya kegiatan dalam lingkup kebaikan yang akan meningkatkan takwa kepada Allah.
Lebih jelas dikatanya, masjid bisa dijadikan tempat pendidikan, tempat konsultasi dan komunikasi baik itu dalam bidang Ekonomi, sosial, ataupun Budaya.
"Masjid itu Islamic Center, pusat pengkajian segala persoalan masyarakat," kata Sehan Landjar, Bupati dua periode ini.
Selain itu, Bupati juga mengapresiasi transparansi administrasi dan kebersihan dari masjid yang berlokasi dekat dengan kompleks perkantoran Pemkab Boltim itu.
"Masjid Darul Jannah manajemennya sudah berjalan dengan baik terutama kebersihan. Dari hari-hari kehari terjaga kebersihannya," tutur Bupati.
Dihari yang sama, Ketua Panitia Pembangunan Masjid, Max Tando mengungkapkan, peletakan batu pertama pembangunan masjid yang menelan anggaran kurang lebih 450 juta tersebut telah dilakukan sejak 6 September 2003 dan selesai pada tahun 2006.
"Demi keamanan fasilitas masjid juga telah dibuat pagar diseluruh pekarangan masjid kurang lebih Rp.91 juta, dan pembuatan taman baca Alquran dengan dana kurang lebih Rp. 139.000. sehingga total dana terpakai sebanyak Rp. 600 juta lebih," terangnya, Max Tando.
Dirinya juga menambahkan, setelah 3 tahun dikerjakan secara swadaya, Masjid Darul Jannah telah mulai dipakai masyarakat untuk kegiatan Shalat berjamaah sejak 15 September 2006.
"Pembangunan masjid dikerjakan kurun waktu 3 tahun dan Alhamdulillah hari ini sudah 11 tahun 5 bulan bisa diresmikan. Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah membantu mensuport pembangunan masjid ini sampai selesai" tutupnya. (Att/Humas Boltim)
