Pontianak - Ketua Advokasi Rakyat Lembaga Swadaya Masyarakat Jaring Garuda NKRI Perwakilan Pusat Untuk Daerah Jono Darsono H.ST mengatakan Jurnalis harus Profesional dan lebih dewasa dalam menulis sebuah, serta harus bisa membuktikan pemberitaan yang sudah tayang di media.
“Hendak nya tahun politik 2018 - 2019 yang akan datang,Terutama Pilkada Serentak dibeberapa Kabupaten / Kota, khususnya di Provinsi Kalimantan Barat, para jurnalis cetak, harian, Mingguan, sampai dengan Bulanan, televisi, ataupun Online. Harus lebih cerdas menyikapi Pilkada, guna mendewasakan dan mencerdaskan bangsa, Terutama masyarakat awam,” ujar dia saat dikonfirmasi pada Jumat (19/1) malam.
Jika jurnalis cerdas dalam menyikapi Pilkada yang akan datang, tentunya masyarakat luas juga akan ikut lebih cerdas dalam meyikapi Pilkada, terutama dalam memilih figure - figure kandidat yang akan menjadi Pemimpin Daerah. Baik itu balon Bupati,Wakil Bupati, ataupun Balon Gubernur Dan Wakil Gubernur yang akan datang.
Dia berharap supaya Lembaga Swadaya Masyarakt,(LSM) juga bisa menjadi mentor bagi masyarakat untuk menghindari terjadinya money politik.
“Money Politik adalah Pembodohan terhadap Masyarakat, khususnya diwilayah-wilayah yang akan megadakan Pilkada Serentak. Para Balon Kepala Daerah juga jangan sampai memberikan contoh yang kurang baik terhadap publik, dan jangan saling menjatuhkan antar kandidat. Atau bahkan melakukan hal – hal yang bertentangan dengan kemanusiaan, dan ajaran Agama masing-masing,” Ucap dia dengan tegas.
Menurut dia, hal tersebut dilakukan untuk menjaga kebersamaan, kenyamanan, keamanan, persodaraan, silahturahim dan kekondusifan wilayah Kalbar tetap selalu terjaga.
“Saya pinta seluruh kalangan yang ada di Provinsi Kalimantan Barat, selalu bersama-sama menjaga kerukunan umat, suku,dan agama yang ada,dan selalu menjaga adat istiadat. Mari kita jaga NKRI bersama – sama,” tutup dia dengan tegas.
(Viky / Tim Reporter)
