ads

02 Desember 2017

Debat Ilmiah se-BMR di Gorontalo, FORMASI Boltim Sabet Juara 1

Debat Ilmiah se-BMR di Gorontalo, FORMASI Boltim Sabet Juara 1

Gorontalo - Forum Pelajar Mahasiswa Indonesia Bolaang Mongondow Timur (FORMASI BOLTIM) kembali menorehkan prestasi di tanah rantau Gorontalo. setelah sukses meraih Juara III pada debat ilmiah Se-Bolaang Mongondow Raya yang diselenggarakan oleh Dewan Pelajar Mahasiswa Dumoga Bolaang Mongondow (DERMAGA-BM) 17-18 November lalu, kini FORMASI BOLTIM berhasil meraih JUARA I Debat ilmiah se-Bolaang Mongondow Raya yang diselenggarakan oleh Kerukunan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Lolak (KPMKL) pada 1 Desember 2017.

Kompetisi yang diselenggarakan di Asrama Bogani Putri Jalan Dua Susun (JDS) Gorontalo, 30 November s/d 1 Desember ini diikuti oleh 6 paguyuban se-BMR diantaranya FORMASI BOLTIM, FPMIK, KPMKL, KPMIBU, Dermaga-BM, dan KPMIPB. 

Diketahui, dalam ajang debat ilmiah kali ini setiap paguyuban mendelegasikan kader-kader terbaiknya dalam mengikuti lomba debat ilmiah tersebut.

Adapun FORMASI BOLTIM mendelegasikan 3 Mahasiswa Boltim,  diantaranya Reyka Mamonto Jurusan Kimia Universitas Negeri Gorontalo sebagai Ketua tim, Randi Jano jurusan Ilmu Filsafat IAIN Sultan Amai Gorontalo sebagai pembicara ke dua, dan Bambang Mamangkai Jurusan Biologi Universitas Negeri Gorontalo sebagai pembicara ke 3 dalam debat ilmiah tersebut.

Kompetisi ini setiap tim debat disodorkan dengan tema yang beragam, mulai dari isu lokal hingga isu nasional. Reyka, selaku ketua tim yang memperoleh juara pertama mengakui bahwa persaingan dalam perdebatan ini cukup ketat. 

Lanjut, mengingat masing-masing tim sama-sama memiliki argumen yang kuat. Namun dia bersyukur atas keberhasilan yang diraih oleh timnya.

“Persaingan setiap tim debat ini cukup ketat, mengingat masing-masing tim sama-sama memiliki argumentasi dan daya kritis yang kuat. Namun Alhamdulillah kami berhasil meyakinkan dewan juri dengan argumentasi dan data ilmiah yang kami paparkan sehingga kami berhasil melewati babak penyisihan, babak final dan akhirnya keluar sebagai juara pertama pada debat Ilmiah kali ini,” tutur Rayka.

Pada babak final FORMASI BOLTIM berhasil mengalahkan KPMKL dengan mosi “Bolaang Mongondow Belum Mampu menerima Investor Asing”, dan FPMIK dengan mosi “Perekonomian menjadi ajang Rebutan bagi Para Penguasa”. 

Selain itu, Reyka menambahkan, debat ilmiah ini tidak hanya melontarkan kritikan kepada tim lawan demi mencari poin-poin kemenangan namun sebagai pertarungan ide dan gagasan untuk solusi terhadap carut marut daerah Bolaang Mongondow khususnya dan bangsa Indonesia pada Umumnya.

“Debat Ilmiah ini tidak hanya sekedar memberikan argumentasi kritikan pada tim lawan demi mencari poin-poin kemenangan namun sebagai pertarungan ide, pemikiran, dan gagasan para pelajar BOLMONG untuk solusi berbagai carut marut yang terjadi di daerah Bolaang Mongondow khususnya dan Bangsa Indonesia pada umumnya,” ujar Reyka. 

Keberhasilan ini juga mendapat apresiasi dari mantan ketua Umum FORMASI BOLTIM ke 4, Anggi Mamonto saat diwawancara tim Detotabuan. Kata Anggi, menjadi kebanggaan BOLTIM ketika para pelajarnya mampu survive di luar daerah dengan torehan prestasi yang membanggakan.

"Salam Motolipu, Selamat kepada utat-utat FORMASI Boltim yang telah berhasil meraih Juara I Debat Ilmiah se-Bolaang Mongondow Raya maju terus dan tetap semangat mengemban ide-ide perubahan, banyak cara yang bisa dilakukan untuk terus membanggakan daerah tercinta". Ujar Anggi

(Dody Mamonto)