ads

06 November 2017

  • Follow us

Warga NTT di Keroyok, FKPP NTT Cari Pelaku Pengeroyokan

Warga NTT di Keroyok, FKPP NTT Cari Pelaku Pengeroyokan

LintasTotabuan.com, KOTA TANGERANG – Ketua Forum Komunikasi Pemuda Pemudi Nusa Tenggara Timur (FKPP NTT), Logo Vallenberg sampai turun, pasalnya ada seorang warga NTT yang dikeroyok di salah satu tempat parkir hiburan malam di bilangan Serpong. Minggu 5 November 2017, Pukul 02.30 Wib.

“Kami  tunggu sampai dua hari untuk mencari siapa pelaku yang mengeroyok saudara kami, bila dalam dua hari belum ada kejelasan, maka kami bertindak,” jelas Logo.


Kejadian bermula sekitar pukul 02.30 WIB saat korban bernama Sinto (23 Tahun) keluar dari salah satu tempat hiburan malam, sampai  di tempat parkir ia melihat ada orang yang lagi berantem sambil membentur – benturkan kepala lawan ke mobil Sinto. Karena mobil tersebut adalah milik perusahaan, Sinto pun menegur orang tersebut. Tapi bukannya minta maaf kepada Sinto, malah orang tersebut malah marah  dan mengeroyok Sinto bersama lima temannya.

Tidak hanya sampai disitu, mereka (pengeroyok - red) malah berteriak, hingga mengundang teman lain kira – kira 20 orang mengeroyok Sinto, dan akhirnya Sinto tidak berdaya dan pingsan.

Korban sekarang sedang menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang untuk menjalani visum dan penanganan lainnya. Saat Sigap88.co.id pantau ke RSUD, korban masih belum sadarkan diri setelah menjalani serangkaian perawatan medis.

Info yang dihimpun Sigap88 sampai jam 22.00 korban sudah di ruang perawatan Topaz VIP, mau diopservasi dan hasil scan ada pembengkakan di sekitar tengkorak kepala belakang dan ada retak sedikit, juga ada pembengkakan di tulang rusuk kiri Selanjutnya kepala yang  dijahit juga ada pembengkakan.

Berdasarkan investigasi  tim Sigap88 ke lokasi kejadian, mendapatkan keterangan dari salah satu petugas parkir yang berjaga semalam,  bahwa benar semalam telah terjadi pengeroyokan kepada korban dan jumlahnya banyak sekali.

“Ada yang lari – lari di situ, jatuh di sini, dirameinnya di tengah jalan gitu setahu saya, sebab saya ngamanin aset parkir, klo saya semalem,” jelas penjaga pintu parkir.

Red -  Ida