ads

02 November 2017

  • Follow us

GANN Kota Tangerang Dukung BNN Banten Usulkan Perda Pemberantasan dan Penanggulangan Narkotika

GANN Kota Tangerang Dukung BNN Banten Usulkan Perda Pemberantasan dan Penanggulangan Narkotika

SERANG – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Generasi Anti Narkotika Nasional (DPC GANN), San Rodi ‘Kucai’ sangat mendukung upaya Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten untuk menggolkan Perda Pencegahan danPenanggulangan Narkotika.
“DPC GANN Kota Tangerang mendukung BNN Provinsi Banten untuk mendorong Pemerintah Provinsi segera membuat Perda Pencegahan dan Penanggulangan Narkotika,” tegas Kucai usai menghadiri pertemuan diseminasi hasil survey pemetaan penyalahgunaan narkoba di Provinsi Banten 2017, di Serang, Senin pagi 30 Oktober 2017.
Kucai mengungkapkan para penggiat anti narkoba sangat prihatin melihat fenomena generasi muda kini. Mereka sekarang banyak mengkonsumsi obat-obatan yang dijual di warung-warung kosmetik.
“Saya perhatikan, warung-warung kosmetik di perkampungan di Tangerang banyak menjual obat-obatan jenis tramadol, hexymer yang dikonsumsi anak sekolah SMP,” tegas Kucai.
Dalam pertemuan diseminasi hasil survey pemetaan penyalahgunaan narkoba di Provinsi Banten itu terungkap,
Kota Tangerang masuk dalam kategori paling rawan narkoba se-Banten.
Dalam catatan BNN Banten, jumlah kasus narkoba yang ditangani kepolisian selama 2016 sebanyak 289 orang, Kabupaten Tangerang 275, Kota Tangerang Selatan 40 orang.
“Di Kota Tangerang, wilayah kecamatan paling rawan narkoba yakni Ciledug, Cipondoh, Karawaci, Jatiuwung, Neglasari dan Batuceper. Jenis narkoba yang banyak digunakan yaitu ganja, sabu dan ekstasi,” ungkap Kabid Pemas BNN Banten, Sugino.
Permasalahan narkotika, tambah Sugino di Banten kian rawan. Semakin marak peredaran narkotika di Banten.
•Ateng Sanusih | Ida Rosidah