ads

18 November 2017

  • Follow us

Drama Panggung Politik Menjelang Pileg dan Pilpres Tahun 2019

Drama Panggung Politik Menjelang Pileg dan Pilpres Tahun 2019
Ilustrasi Pileg dan Pilpres 2019
Ilustrasi Pileg dan Pilpres 2019

OPINI, LINTASTOTABUAN.COM - Harus aku akui jika tulisan berjudul diatas itu sepenuhnya getaran naluri alamiahku semata. Seperti Diajeng tau serta saudara'i sekalian, aku kan tidak punya naluri politik yang terasah, juga tidak pernah tertarik mempelajarinya secara formal di akademi misalnya.

Akan tetapi permintaanku, agaknya terasa berat. Pertama HP aku yang lain tidak punya pulsa. Kedua kok Diajeng sekarang jadi minta istimewa seperti itu, seakan saja sudah tetular dengan para aktor dan aktris drama politik dan hukum seperti tersebut diatas.

Akan tetapi, pada intinya aku suka dengan pertanyaanmu yang nakal megenai dampak positif yang bisa dipetik dari penggalan drama yang aku yakin akan semakin seru dan menguras perhatiamu.

Selain itu, dari drama perspektif politik bisalah kau faham betapa piawai dan licinnya para aktor politik bermain. Bahkan mereka mempunyai keberanian yang melampaui ambang batas kemaluan...he...he...he..

Maksudku artinya tidak mesum, tapi amat sangat jorok karena melewati batas kewajaran manusia yang normal. Pendek kata aku sungguh takjub, kok ya ada manusia secerdas itu, tapi kok nggak punya rasa malu.

Pertanyaannya saya lalu pantaskah mereka yang berakting serius untuk mengelabui banyak orang dalam drama yang tengah mementaskan kisah nyata ini memang begitulah sudah menjadi tabiat dan perangai aslinya ?

Oh ialah, rupanya sandiwara yang sesungguhnya itu memang ada watak dan tabiatnya yang otentik sang aktor di balik panggung sandiwara drama politik ini terlebihnya saat menjelang Pileg dan Pilpres di tahun 2019 yang akan mendatang ini.

Yang pastinya, dari penggalan drama yang berseri banyak dan panjang itu, banyak adegan yang bisa dijadikan pelajaran serta kajian untuk tidak ditiru, karena tidak pantas, tidak lazim dan juga tidak patut dilakukan oleh manusia yang mempunyai harga diri dan martabat kemanusiaan yang bersifat Illahiah.

Oke ya, ini dulu. Nanti kita sambung lagi. Dan jangan lupa salam sama para aktor yang akan memainkan dramanya di panggung politik nanti yang hanya menyebar janji serta pantang untuk dilaksanakan setelah menjadi atau keluar sebagai pemenang dalam drama politik nanti.

Akhir kata sesungguhnya politik hanyalah panggung sandiwara yang paling banyak mengumbar janji serta harapan bagi masyarakat, yang tentunya untuk mendapatkan keuntungan pribadi dalam mendapatkan dukungan sebanyak-banyaknya. Oleh karena itu, bijaklah dalam menentukan pilihan anda.

Salam Opini, Menyambut Panggung Drama Politik Pileg dan Pilpres Tahun 2019. (Fhersa)