![]() |
| Parkir Mobil Sembarangan |
Jakarta - Ada-ada saja peristiwa yang terjadi saat operasi penertiban trotoar di Jakarta Selatan. Kali ini sopir taksi menangis karena mengaku sering ditilang.
Awalnya Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan menyisir kawasan Kebayoran Baru untuk mencari kendaraan yang diparkir sembarangan. Petugas tiba-tiba menemukan taksi yang sedang mangkal di dekat Blok M.
Petugas lalu menghampiri dan menilang sopir taksi tersebut. Saat dilakukan penindakan, sopir taksi bernama Frans Wiliatern justru menangis di hadapan petugas.
Dia mengeluh dan menangis karena sudah sering ditilang petugas. Kepada petugas, dia juga berjanji tak akan parkir sembarangan lagi.
"Capek Pak, saya ditilang terus, taksi onlinemana Pak, tidak ditindak. Sudah sering saya ditilang dishub, capek sudah saya," kata Frans seperti diterangkan Sudinhub Jaksel, Rabu (25/10/2017).
Kasudin Perhubungan Jaksel Christianto mengatakan warga sering terkena tilang karena masih rendahnya kesadaran berlalu lintas secara tertib. Penindakan pun terpaksa dilakukan agar masyarakat jera.
"Razia parkir liar sudah sering dilakukan, dari penindakan penderekan, cabut pentil, sampai BAP tilang, namun masih terjadi pelanggaran lalu lintas. Kurangnya kesadaran tertib berlalu lintas menjadi faktor terjadinya pelanggaran," katanya.
Dia pun mengingatkan kembali mengenai denda retribusi kepada pengendara yang masih nakal parkir sembarangan. Setiap pengendara akan dikenai denda Rp 500 ribu dan berlipat setiap harinya.
"Untuk penindakan taksi online, kita berlakukan penderekan jika parkir sembarangan dan denda retribusi penderekan Rp 500 ribu melalui Bank DKI. Jadi semua diperlakukan sama, tidak dibeda-bedakan," tuturnya.
Sementara itu, hasil razia hari ini, petugas menertibkan 33 kendaraan roda dua, 6 kendaraan roda empat digembosin, 23 kendaraan diderek, dan 31 dilakukan BAP tilang. (*)
