![]() |
| Rubiah, Kepala Seksi PPSDSM Dinsos Provinsi Kalbar |
Pontianak, LintasTotabuan.com - Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Potensi Sumber Daya Sosial Masyarakat (PPSDSM) pada Dinas Sosial Provinsi kalimantan Barat Rubiah mengatakan, sepengetahuan dirinya masalah pemintaan sumbangan yang mengatasnamakan pembangunan khususnya pembangunan masjid direstoran ataupun di tempat makan lainya yang belum memiliki surat izin dari Dinas Sosial sebaiknya melapor dan memenuhi prosedur perizinan dari Dinas Sosial terlebih dahulu," ujarnya saat diwawancarai pada (30/10) Sore.
Dirinya menerangkan, untuk mengikuti prosedur yang bersangkutan harus terlebih dahulu mengajukan ke Dinas Sosial Kota Pontianak terlebih dahulu dan selanjutnya ke Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) dan berikutnya baru ke Dinas Sosial dan harus dipastikan prosedur tersebut harus lengkap jika tidak pihak kami pun tidak akan memberikan izin kepada yang bersangkutan.
"Seperti kejadian di salah satu toko Swalayan mereka sudah tau Prosedur yang dibutuhkan ketika sudah lengkap mereka mendatangi Dinas Sosial mengambil surat izin dan surat izin tersebut hanya berlaku untuk beberapa bulan saja jika masa berlaku sudah habis sebaiknya membikin ulang lagi," terang dia.
Dirinya menegaskan, Sumbangan tersebut tidak tergantung dari jumlah atau nominal jika sudah penuh baru lah akan ambil, hanya saja Prosedurnya yang harus dipenuhi.
"Untuk saat ini ketegasan kami hanya berbentuk teguran dan pembinaan belum sampai melakukan tindakan atau pun sangsi yang berlebihan dan ketika kami memberikan arahan mereka juga paham dan mengerti karena ini juga pesan dari kementrian.
"Persyaratan yang dibutuhkan sebaiknya harus sesuai wilayah setempat," tegas dia.
Dirinya menghimbau, kepada masyarakan yang meminta sumbangan mengatasnamakan pembangunan masjid sebaiknya dan sebagainya harus melalui prosedur dan ketentuan yang berlaku sehingga semua aman dan tidak terjadi penipuan mengatasnamakan pembangunan masjid karena dari kementrian Dinas Sosial seperti itulah arahan nya," tutup dia.
(Pauzia / Tim Reporter)
