Nasional, LintasTotabuan.com - Setelah putusan berdasarkan hasil voting dimana PERPU ORMAS Menjadi UU ORMAS meninggalkan jejak politik yang harus kita bahas.
Kita ketahui sendiri bahwa hanya ada 3 fraksi yang menolak PERPU ORMAS yakni GERINDRA, PAN & PKS, orang akan bertanya kenapa PAN sebagai partai koalisi berani mengambil sikap oposisi ?.
*Partai Amanat Nasional (PAN)* merupakan partai yang lahir dari hasil reformasi, memiliki krakter kaders dan proses regenerasi kader yang tersistematis & selalu bersaing pada papan atas dan hanya bergeser pada papan tengah tak mengalami dinimika politik yang serba pasif seperti partai partai lain.
Menurut saya PAN tak butuh tokoh untuk membesarkan partai ini, karena banyak orang yang di lahirkan & menjadi tokoh dari partai ini.
Jadi redaksi yang tepat untuk PAN adalah, ibu politik karena banyak melahirkan tokoh politik yang memiliki krakter politik.
Rekam jejak & the recorded politik dari partai sudah teruji & terbukti saya pikir semua orang tau. Itu, basis pemilihnya sudah mengakar pada para pemilih & simpatisan partai ini.
PAN adalah partai yang mandirI dari sisi ekonomi, bukan partai yes bos, mereka punya manifesto politik yang sudah termanifestasikan, bukan partai abal-abal yang tak memiliki krakteristik politik jadi si viktor laiskodat mau provokasi seperti apapun tidak berpengaruh pada pemilih dari partai ini.
Jujur saya bukan orang *muhammadiyah* namun saya banagga pada orang Muhammadiyah terutama mereka yang terjun ke dunia politik praktis & bagai mana cara mereka mengkader sesama orang muhammadiyah & hal ini terlihat jelas pada sikap *Partai Amat Nasional (PAN)* yang benar benar menunjukan etika dan itikad politik mereka yang penuh attitude.
Yaa *Partai Keadilan Sejahtera (PKS)* partai satu ini tak jauh beda gaya politiknya dengan PAN, bagai mana cara mereka berkumpul, berdiskusi serta menunjukan sikap politik mereka yang selalu mengedepankan etika politik dari pada kepentingan mereka.
Partai yang punya partners regenerate yang jelas, basis-basis pemilih idiologis yang loyal, manajemen partai yang rapih sebagai modal & keungggulan tersendiri dari partai ini.
Hal ini kita dapat lihat dari statistical politik dari partai ini, dimana mereka selalu mengalami kenaikan kurva politik serta terus bertambah kuota mereka di parlement dari periode ke priode menunjukan sikap politik mereka yang tersistematis, etis & terstruktural bukan partai amburadul yang takut kehilangan basis pemilihnya.
Maju terus PAN & PKS, tunjukan pada dunia bahwa kalian adalah partai politik yang berkrakter, punya platform perjuangan bukan sebatas partai yang hanya memiliki strategis dan taktis demi kekuasaan semata tanpa ada tujuan politik sebagai falsafah politik.
OLEH: Sandri Rumanama
(Penulis & Pengamat Politik)
