Kotamobagu, LintasTotabuan.com – Walikota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara didampingi Asisten I Bidang Pemerintah, Kepala Bank BNI Kotamobagu dan Kepala BPKD Kotamobagu menyerahkan 2700 Buku tabungan serta ATM bagi penerima beasiswa anak asuh Pemerintah Kotamobagu.
Walikota Kotamobagu, dalam sambutannya dihadapan orang tua, siswa/wi serta mahasiswa mengatakan apa yang pernah dialami adik adik saat ini sudah pernah dirasakan “Saya sudah pernah melalui apa yang hari ini dirasakan adik adik. Sehingga saya berkomitmen tahun 2018 minimal pendidikan di Kotamobagu rata rata SMA,”ucap Tatong Bara.
Dirinya menjelaskan, pemberian bantuan ini akan berlaku hingga jenjang S1 “Jadi siapa yang masuk dalam data base Pemerintah Kotamobagu saat ini pada posisi SD, secara terus menerus hingga Perguruan tinggi akan menerima beasiswa. Jadi tidak perlu takut, bagi yang saat ini masuk dalam kategori SMA dan dalam waktu dekat akan lulus dan bersedia melanjutkan tahun depan tetap akan menerima beasiswa,”jelasnya.
Diakhir sambutannya, Walikota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara berharap, para orang tua mendukung pendidikan anak anaknya “Para orang tua mari kita dukung anak anak kita meraih mimpinya. Jangan gunakan hak anak anak untuk hal hal lain, tapi gunakanlah untuk melanjutkan pendidikan,”harap Walikota.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolan Keuangan Daerah (BPKD) Rio A Lombone pada awak media mengatakan, penyaluran beasiswa anak asuh ini bagi dalam 2 tahap “Jumlah penerimanya 5000-an, dengan total anggaran mencapai Rp 7,9 Miliar. Namun sisa dari 2700 penerima saat ini akan diserahkan pada APBD Perubahan nanti, kami kembali melakukan pemeriksaan bagi penerima beasiswa pada tahap 2, sebab ada kesalahan nama,”kata Rio.
Lebih lanjut Rio mengungkapkan, tahun depan Pemkot akan menambah jumlah kuota penerima serta kategori “Jadi tahun depan bukan hanya sampai S1 saja, tapi S2 akan mendapatkan beasiswa anak asuh Pemkot. Serta jumlah penerimanya ditambah. Tahun depan itu pembiayaan yang dilakukan Pemkot sudah berkurang. Pembangunan fasilitas RSUD Kotamobagu akan selesai, selanjutnya MRBM sehingga dimungkinkan ada penambahan,”ungkap Rio
Adapun, Bank BNI selaku penyedia jasa dihadapan 2700 penerima menyampaikan pihaknya telah menunjuk toko penyedia perlengkap Sekolah “Jadi kami berikan buku tabungan dan ATM tapi hanya dapat ditukar dengan perlengkapan Sekolah untuk SD,SMP dan SMA, dan kami sudah menunjuk toko yang akan menyediakan perlengkapan tersebut. Sedangkan Mahasiswa akan diserahkan dalam bentuk uang,”ujar Muhammad Bilal.


