ads

22 Mei 2017

  • Follow us

Ternyata, Instagram Bisa Membahayakan Anak Muda

Ternyata, Instagram Bisa Membahayakan Anak Muda
TEKNOLOGI, LINTASTOTABUAN.COM - Saat ini Instagram merupakan media sosial yang paling digandrungi anak muda di seluruh dunia. Hal tersebut tentu tak lepas dari fitur-fitur yang ditawarkan Instagram dimana sangat menarik untuk dapat digunakan. Namun, siapa sangka berdasarkan sebuah riset yang dilakukan oleh Royal Society of Public Health di Inggris menyatakan bahwa Instagram merupakan media sosial yang paling berpotensi untuk merusak kesehatan anak muda diikuti oleh Snapchat.
Bahaya Instagram Untuk Mental Anak Muda
Hal tersebut tentu cukup mengerikan, pasalnya dilansir dari CNBC, dalam survei yang dilakukan pada 1500 anak muda usia 14 tahun sampai 24 tahun, menemukan fakta bahwa Instagram dapat membuat mereka menjadi rendah diri. Hal tersebut terjadi bisa saja karena melihat postingan yang terlihat sempurna.
“Instagram dan Snapchat adalah yang paling buruk untuk kesehatan mental. Keduanya sangat fokus pada gambaran diri dan mungkin membuat perasaan anak muda jadi cemas dan merasa kurang,” sebut Shirley Cramer dari RSPH.
Namun demikian Instagram menyatakan bahwa pihaknya tentu akan tetap berusaha untuk selalu melindungi anak muda. Dan yang tak kalah penting Instagram tetap memprioritaskan pihaknya untuk menjadi sarana untuk mengekspresikan diri. “Menjaga Instagram menjadi tempat yang aman dan suportif, di mana orang merasa nyaman mengekspresikan diri mereka adalah prioritas kami, terutama anak muda,” kata Michelle Napchan, Head of Policy Instagram.
Terkait hal tersebut, RSPH pun meminta seluruh media sosial untuk berbuat lebih banyak guna menanggulangi efek negatif pada kawula muda. Misalnya dengan memunculkan pop up peringatan yang mengatakan jika mereka terlalu lama memakainya dan memberikan label jika sebuah foto direkayasa digital.
“Karena bukti bermunculan bahwa mungkin ada potensi buruk dari penggunaan media sosial yang berlebihan, adalah penting untuk membuatnya lebih ramah dalam menjaga kesehatan mental kaum muda,” pungkas Cramer.
Namun demikian, saran tersebut sepertinya sulit untuk terealisasi. Pasalnya, jika melihat dari segi bisnis, semakin lama seseorang menggunakan sosial media tersebut maka akan semakin banyak pundi-pundi uang yang akan dihasilkan oleh media sosial tersebut.