ads

24 Februari 2016

Seluruh Fraksi, Terima Usulan Pemprov Sulut

Seluruh Fraksi, Terima Usulan Pemprov Sulut

FajarTotabuan.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Paripurnakan usulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) terkait, Rancangan Peraturan Daerah (Ranperd) Somasi dan Wilayah Pesisir, Rabu (24/02).

Meski perdana dalam memimpin Rapat Paripurna, Gubernur dan wakil Gubenur Sulut, Olly Dondokambey dan Steven OE Kandouw (OD-SK), tak putuh waktu banyak membuat seluruh Fraksi menerima usulan tersebut.

Meski begitu, sejumlah sanggahanpun masuk mewarnai forum di Aula Sekertariat DPRD Sulut, pagi tadi. Seperti yang dilontarkan Rasky Mokodompit, juru bicara Fraksi Golongan Karya (Golkar).

"Setelah mengkaji ulang isi usulan Perda Somasi dan Pemberdayaan Wilayah Pesisir maka Fraksi Golkar dengan ini menyatakan menerima dan akan dibahas selanjutnya di komisi-komisi terkait. Namun, fraksi Golkar juga belum sepenuhnya menyakini apakah usulan Perda ini sudah diketahui pemerintah pusat atau belum," tutur Rasky. 

Fraksi PDIP juga turut memberikan komentar atas usulan Ranperda ini. Bagi fraksi moncong putih ini, perlu diwaspadai jangan sampai kehadiran Perda tersebut justru menimbulkan degradasi lingkungan hidup. "Jangan sampai ada degradasi lingkungan hidup," kata Yongke Limen, jubir Fraksi PDIP.

Sementara itu, Fraksi Demokrat melalui jubir Siska Maangindaan, menuturkan, terdapat beberapa keterpaduan ekosistem yang perlu mendapat perhatian melalui Perda Somasi dan pengembangan wilah pesisir ini. "Harus ada keterpaaduaan antara ekosistem laut dan darat, keterpaduan antara sektor ekonomi dan perhubungan kemudian, keterpaduan semua level pemerintahan," pinta Siska. 

Menanggapi peryataan dan masukan fraksi, Wagub Steven Kandaouw berjanji akan mengakomudir semua masukan dan akan disampaikan kembali secara tertulis. "Kami sangat berterima kasih atas masukan, kritikan serta tanggapan dari setiap fraksi. Semua masukan ini akan kami formulasikan secara sistematis dan akan kaami sampaikan secara tertulis," kata Kandouw, saat menanggapi usulan dan kritikan dari fraksi. (Arm)